Kepengurusan LPA Tubaba Diambil Alih Provinsi

Foto: Gati Susanto

PANARAGAN —Akibat terjadi kisruh intern organisasi di tubuh LPA Tubaba dengan telah melakukan pemberhenhian salah satu pengurus yang dilakukan Ketua LPA Tubaba secara sepihak akhirnya terjawab sudah. Karena Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Lampung  mengambil alih kepengurusan LPA  Kabupaten Tulangbawang Barat. Pengambilalihan kepengurusan ini selain terjadi kisruh internal juga dianggap kebijakan pengurus LPA Tubaba  tidak sejalan dengan AD/ART organisasi. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan LPA Provinsi Lampung Amelia Nanda Sari, SH saat melakukan mediasi pengurus LPA Tubaba di warung kopi pakde Maryanto tiyuh Tirta Makmur kecamatan Tulangbawang Tengah, Sabtu (22/6/2019).

Baca Juga:  Ketua LPA Tubaba Non Akltifkan Pengurus Secara Sepihak

“Hari ini kami pengurus LPA provinsi melakukan rapat internal dengan pengurus LPA Tubaba kami ucapkan terima kasih telah mengundang kami untuk melakukan mediasi terkait kisruh yang tetjadi beberapa waktu lalu,”ujarnya.

Kebijakan yang akan diambil pasca mediasi Amel mengatakan untuk penonaktifan ketua saat ini belum ada tapi lembaganya yang dinonakktifan atau diambil alih kewenangannya oleh LPA  provinsi Lampung.

Baca Juga:  Ketua LPA Tubaba Non Akltifkan Pengurus Secara Sepihak

“Secara prosedur pak Elia melanggar AD/AR, dengan memberhentikan Ninuk Aryati secara sepihak, dan hingga saat ini pengurus LPA Tubaba belum menerima petikan AD/ART, makanya kami ambil alih wewenang, dan lebih jelasnya nanti akan kami berikan secara trtulis kepada LPA Tubaba,”kata Amel

Dirinya juga memaparkan apabila nanti terjadi pembekuan sementara LPA Tubaba atau kewenangannya diambil alih LPA provinsi, maka proses hukum atau pendampingan terhadap kasus anak akan tetap berjalan, namun siapa yang akan mendampingi akan ditunjuk dan diberikan surat tugas dari LPA provinsi.

Baca Juga:  Ketua LPA Tubaba Non Akltifkan Pengurus Secara Sepihak

“Terkait penggantinya siapa yang akan menjadi ketua akan kita secara musyawarah siapapun bisa menjadi ketua. Keputusan tertinggi ada dirapat organisasi, siapapun yang akan menggantikan sebagai ketua atau Plt akan kami bahas dalam rapat organisasi dan akan kami bentuk Plt secepatnya.

Semua pihak menyambut baik kehadiran  pengurus LPA provinsi Lampung terutama  para penggiat organisasi terkait perlindungan anak. Mereka sangat berharap kisruh ini segera berakhir dan kepengurusan LPA Tubaba secara definitive segera terbentuk.(GS)

LPA Tubaba

Posting Terkait