Keponakan Megawati Soekarno Putri Diperiksa Kejati

Keponakan Ketua DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri yakni mantan Ketua DPRD Sumatera Selatan Giri Ramanda Kiemas kembali diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) setempat terkait kasus dugaan pidana korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya. Namun Ramanda mengaku jika aloaksi anggaran tersebut sudah sesuai prosedur.

Melansir laman merdeka.com, Selasa (29/6) Giri menyebut pemeriksaan terhadap dirinya untuk melengkapi berkas perkara tersangka mantan Sekda Sumsel Mukti Sulaiman dan mantan Kabiro Kesejahteraan Rakyat Setda Sumsel Ahmad Nasuhi. Namun, Giri mengaku memberikan keterangan hanya untuk kelengkapan saja.

“Hari ini saya dipanggil untuk ditanya dengan pak Mukti dan pak Nasuhi, ya saya bilang tidak kenal lah. Tadi ada 20 pertanyaan, hanya untuk melengkapi saja,” ungkap Giri, Selasa (29/6).

 

Menurutnya, keterangan lengkap sudah diberikannya pada saat pemeriksaan pertama awal tahun lalu. Termasuk juga berkas-berkas penganggaran di DPRD Sumsel kepada penyidik ​​pidana khusus.

 

“Berkas-berkas yang dibutuhkan penyidik ​​pun sudah kami berikan semua,” ujarnya.

Giri mengatakan, proses penganggaran pembangunan masjid yang merupakan termegah dan terbesar di Asia Tenggara itu di tingkat legislatif sesuai prosedur. DPRD Sumsel merestui penggunaan dana sebesar Rp50 miliar pada 2015 yang disahkan pada 2014 dan sebesar Rp80 miliar pada 2017 yang disahkan pada 2016.

“Dari berkas-berkas yang ada semua sudah melalui mekanisme anggaran. Saya saat itu sebagai ketua komisi. Mulai dari pengajuan, pembahasan, mekanisme bertingkat, pengambilan keputusan sampai evaluasi di Kemendagri sudah sesuai,” kata dia.

Terkait adanya dugaan korupsi yang ditemukan oleh penyidik, Giri enggan berkomentar. Dia mengaku akan memberikan keterangan sesuai pengetahuannya untuk memudahkan penyidikan.

 

Sementara itu, Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman mengatakan, hari ini memanggil dua orang saksi, yakni Giri Ramanda Kiemas sebagai Ketua DPRD Sumsel periode 2014-2018 dan Kepala Dinas Pariwisata Palembang Isnaini Madani sebagai Ketua Divisi Perencanaan Teknis Masjid Raya Sriwijaya.

 

“Kita akan menghadirkan para saksi untuk meminta keterangan selagi dibutuhkan penyidik,” kata dia.

 

Posting Terkait