Keputusan DKPP RI Ditunding Ngawur

Bandar Lampung – Ketua Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) mengatakan keputusan DKPP RI dinilai Ngaco. Hal ini disampaikan nya saat mengetahui sidang perdana putusan perkara dengan nomor : 69-PKE-DKPP/II/2021, Rabu 7 April 2021.

“Orang yang sudah dimenangkan oleh Pilkada bisa di kotak katik sedemikian gampang oleh Bawaslu. Jika Komisioner Bawaslu tidak diberikan sanksi maka kedepan orang tidak perlu repot-repot berkampanye dan membangun jaringan,” ucap Ketua KRLUPB, Rakhmat Husein DC, saat dihubungi via telpon, Rabu (7/4).

Selain itu, Husein, menilai keputusan dari DKPP RI tidak berlandaskan dengan dasar. Sebab saat Paslon nomor urut 3, Eva Dwiana – Deddy Amarullah melakukan perkara Banding, mereka dimenangkan oleh Mahkamah Agung (MA).

“Keputusan DKPP ngaco, tidak mengindahkan fakta persidangan ataupun bukti yang kami ajukan. Kami sadar sulit cari keadilan DKPP, apalagi majelis DKPP memang berisi Anggota Bawaslu RI,” tegasnya.

“Silahkan cek pengaduan Paslon 3 di Mahkamah Agung dan Pengaduan kami di DKPP hampir mirip materinya,” sambungnya.

Disisi lain, Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengucap syukur terhadap keputusan DKPP RI yang telah memutuskan untuk menolak sepenuhnya gugatan KRLUPB.

“Alhamdulillah, semoga semakin menguatkan kewenangan yang dimandatkan oleh Undang-Undang dan kami bisa lebih maksimal dan profesional dalam menjalankan tugas,” balasnya, melalui aplikasi Whatsapp, Rabu (7/4).

Reporter : M. Yunus Kedum

Posting Terkait