Kericuhan di Lampung Tengah Jangan di-Blow Up

Foto: tommy saputra

BANDAR LAMPUNG – Kapolda Lampung Irjenpol Purwadi Arianto, menolak untuk diwawancara soal ketegangan yang terjadi di Bumi Ratu Nuban Lampung Tengah, pada Kamis malam hingga Jumat dini hari (14-15/3/2019).

Bahkan, ia meminta agar media tak memberitakan peristiwa tersebut.

“Begitu (berita) jangan diangkat ribut-ribut, dikecilin, setuju enggak?,” Kata Purwadi kepada awak media, usai meninggalkan Gedung Pasca Sarjana UBL, Jumat (15/3/2019).

Seperti diketahui, Bentrok antar warga di Lampung Tengah tepatnya di Kecamatan Bumi Ratu Nuban tak terelakan saat kedua kubu meminta ganti rugi, kubu Alwi meminta pengembalian nyawa sementara kubu pelaku pembunuhan meminta pengembalian rumah yang sudah hangus terbakar beberapa bulan lalu.

Hal tersebut dikarenakan buntut panjang dari kematian seorang pemuda yang bernama Alwi dan sempat terjadinya pembakaran rumah terhadap pelaku pembunuhan tersebut yakni Yusuf Sukarji (61) dan Gidion Dwi Kurniawan (30).

Status Yusuf dan Gidion saat ini merupakan narapidana dengan putusan majelis hakim yakni untuk Yusuf dengan hukuman pidana penjara selama 7 tahun sementara untuk Gidion selama 3 tahun kurungan penjara.

“Ya kita ini minta hak kita, itukan si Yusuf dan Gidion anak dan bapak, mereka mempertahankan hak nya bela diri, kok malah dihukum berat gitu. Terus yang bakar rumah belum ditangkap sama polisi” ucap lelaki yang mengenakan baju kaos warna merah, serta mengenakan topi warna hitam dan membawa parang.

Sementara berdasarkan pantauan dilokasi tampak kedua kubu saling serang dengan melempar batu. Bahkan terdapat dua unit rumah yang sudah terbakar.

“Sepuluh ribu lebih massa nya” kata sumber kepolisian yang bertugas melakukan pengamanan dilokasi yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan tampak ratusan petuga kepolisian melakukan pengamanan baik petugas polisi berseragam lengkap dan pakaian preman.

Akibat peristiwa tersebut jalan Lintas Sumatera saat ini tepatnya di titik Desa Bumi Ratu Nuban tidak dapat dilalui, sejumlah petugas Polantas Polres Lampung Tengah melakukan pemblokiran. (*)

Ricuh Lampung Tengah

Penulis: 
    author

    Posting Terkait