Ketua KPK Firli Bahuri Sanjung Kinerja Kejati Lampung: Prestasinya Luar Biasa

Ketua KPK Firli Bahuri Sanjung Kinerja Kejati Lampung: Prestasinya Luar Biasa

Ketua KPK Firli Bahuri menyanjung kinerja dari Kejaksaan Tinggi [Kejati] Provinsi Lampung. Foto: Ricardo Hutabarat/Fajar Sumatera.

Bandar Lampung – Ketua KPK Firli Bahuri menyanjung kinerja dari Kejaksaan Tinggi [Kejati] Provinsi Lampung.

Sanjungan Firli Bahuri itu ditujukan kepada setiap penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi [Tipikor] sembari mengecilkan sorot matanya di hadapan kamera.

Keterangannya ini muncul usai melakukan rapat bersama. Pada rapat itu, seluruh Kepala Kejaksaan Negeri di Provinsi Lampung turut hadir. Rapat ini sendiri diketahui berlangsung secara online.

Baca Juga:  Usul Kapolri Ditolak, KPK Tetap Usut Kasus Hukum Calonkada

“Prestasinya luar biasa, ya kan,” kata dia kepada reporter Fajar Sumatera, Jumat, 7 Agustus 2020.

Lantas apa indikator yang dilihat orang nomor satu di KPK ini ketika menyebutkan Kejati Lampung memiliki prestasi luar biasa?

“Loh… Penuntutan sudah jalan ya kan, penyidikan berkas perkara dari Polda ada 6 di kejaksaan tinggi sudah dilakukan penuntutan, ada yang sudah eksekusi,” jawabnya.

“Penyelematan aset sudah sampai Rp 17 miliar, cukup prestasi,” timpal dia.

Baca Juga:  Bank Lampung Evaluasi Implementasi Tapping Box Bersama KPK

Melihat pada indikator tersebut, sudahkah KPK melihat bahwa koordinasi dan supervisi dengan Kejati Provinsi Lampung berjalan baik?

“Terimakasih atas apresiasi dari kawan-kawan [media]. Udah dulu ya,” tuturnya sembari mengangkat tangan meminta sesi wawancara tidak dilanjutkan lagi. “Saya masih mau ke Polda Lampung dulu,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Kejati Provinsi Lampung Haruna mengatakan, kedatangan Firli Bahuri tersebut dimaksudkan untuk membahas penanganan perkara korupsi.

Baca Juga:  KPK Desak PT GPM Bayar Tunggakan Pajak

KPK menurut dia, mengimbau agar penanganan kasus Tipikor tidak hanya pada sisi penindakan saja.

“Jadi kunjungan beliau, Ketua KPK RI dalam rangka rapat koordinasi menyangkut penegakan tindak pidana korupsi tidak hanya dilakukan penindakan, tetapi melalui juga pencegahan secara terintegrasi,” ucap Haruna.

Haruna mengatakan topik pembicaraan ketika rapat berlangsung tidak mengulas tentang materi perkara. “Oooh, ndak ada,” kata Haruna.

Kalimat Haruna ini ditimpali Firli Bahuri. “Tadi habis kita cek,” imbuhnya tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut perkara apa yang sudah dicek oleh KPK. [Ricardo Hutabarat]

Kejati Provinsi Lampung KPK

Posting Terkait