Ketua KPK Soroti Anggaran Covid-19 Provinsi Lampung

Ketua KPK RI Komjen Firli Bahuri saat diwawancarai jurnalis Fajar Sumatera saat berada di Polda Lampung. (Foto ist)

BANDARLAMPUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menyambangi Markas Polda Lampung dalam rangka supervisi penanganan dan pencegahan tindak pidana korupsi (Tipikor).

Pada pertemuan tersebut, Ketua KPK RI Komjen Firli Bahuri menyampaikan Polda Lampung kesulitan menangani perhitungan kerugian negara dalam beberapa kasus korupsi yang berhasil diungkap.

Baca Juga:  Apakah Jeruk yang Ada di Rutan Bandar Lampung Saat Agung Jalani Sidang Bagian Penangkal Covid-19?

“Jadi, Polda Lampung kesulitan dalam menghitung kerugian negara pada kasus yang diungkap,”ujar Firli.

Di hari kedua kunjungannya di Provinsi Lampung Komisi Pemberantasan Korupsi menyambangi Mapolda Lampung. Dalam kunjungannya di Mapolda Lampung, Ketua KPK RI Komjen Firli Bahuri juga menyampaikan beberapa point terkait fokus utama supervisi penanganan dan pencegahan tindak pidana korupsi (Tipikor).

Baca Juga:  Zainudin Hasan: Bekas Bupati Lampung Selatan yang Resmi Jadi Warga Binaan di Lapas Rajabasa

Firli menilai, KPK akan memberikan bantuan kepada Polda Lampung dalam menghitung kerugian negara. Berdasarkan data yang disebutkan di tahun 2018, Kasus tindaknpidana korupsi yang berhasil diungkap sebanyak 27 kasus. Sedangkan di tahun 2019, Firli tidak menyebutkan berapa banyak kasus yang diungkap. Meski begitu, Firli menilai kinerja Polda Lampung cukup baik.

Baca Juga:  Aib Dinas Perdagangan Lampung Utara Dibongkar: Peran A Rozi dan Sosok Misterius di Baliknya

Selain itu, Firli juga mengungkapkan akan fokus mengawasi anggaran penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Kita akan awasi Anggaran penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung,”ujar Ketua KPK RI tersebut. (Tommy/Yunus)

 

Anggaran Covid-19 Lampung Firli bahuri KPK KPK RI

Posting Terkait