Khamami Minta Uang Rokok Rp20 Juta

Dua tahanan kasus pembangunan proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2018, Sibron Aziz dan Kardinal, di Lapas Kelas I Rajabasa, Bandar Lampung. Foto: Tommy Saputra/Fajar Sumatera

 

BANDAR LAMPUNG – Sidang lanjutan perkara suap Kabupaten Mesuji, kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi atas nama dua terdakwa yakni Sibron Aziz dan Kardinal, diantaranya terungkap sogokan mencapai Rp20 juta.

Baca Juga:  Penyidik KPK Periksa 4 Orang Terkait Kasus Mesuji

Salah satu saksi yang berstatus sebagai staf admin keuangan BPKAD Kabupaten Mesuji, Dina Veramita Sagita, yang juga sekaligus sebagai ajudan Bupati non aktif Khamami, membenarkan bahwa ada perintah khusus dari bosnya tersebut untuk menanyakan sejumlah uang untuknya.

“Disebut dengan istilah uang rokok kepada terdakwa Kardinal, sebesar Rp20 juta, sesuai dengan perjanjian yang telah diucapkan oleh keduanya,” ungkap saksi Dina, Kamis (18/4).

Baca Juga:  Ada Paket Buat  Kejati, Polda, dan Kejari

Diketahui sebelumnya, dalam dakwaan yang dibacakan oleh jaksa pada sidang sebelumnya, kedua terdakwa ini didakwa telah memberi atau menjajinkan sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara Negara.

Dengan maksud pegawai negeri atau penyelenggara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya.

Perbuatan tersebut dilakukan dengan cara memberikan Rp1,5 miliar lebih secara bertahap untuk mendapatkan proyek yang dilelang oleh Dinas PUPR Kabupaten Mesuji.

Baca Juga:  Lahan Tol di Mesuji Tak Ada Kendala

Sementara sidang lanjutan akan digelar pada Senin pekan depan, dengan agenda sidang yaitu pembacaan tuntutan dari jaksa terhadap terdakwa Sibron Azis dan Kardinal.(TN)

BPKAD Mesuji Kasus Mesuji Khamami

Posting Terkait