Kinerja Bulog Lampura Tak Beres

KOTABUMI-Rumah tangga Miskin (RTM) penerima bantuan beras sejahtera (Rastra) di Kotabumi Lampung Utara mengeluhkan buruknya kualitas beras yang disalurkan Perum Bulog tersebut. Beras dinilai tak layak konsumsi karena ditemukan banyak kutu.

Seperti yang terjadi di RT II/LK I, Kelurahan Kotabumi Tengah, Kotabumi, Lampung Utara. Buruknya kualitas beras Rastra ini membuat Ketua RT II, Sopian meradang.

“Beras yang kami terima banyak kutunya seperti ini,” kata Sopian sembari menunjukan beras berkutu itu di kediamannya yang berada di Jalan Nunyai, Jumat (7/7).

Namun, lantaran tak memiliki pilihan lain, dirinya terpaksa mendistribusikan ratusan kilogram beras yang tak layak konsumsi tersebut kepada para RTM di wilayahnya.

Diakuinya banyak para penerima sempat mau memulangkan Rastra, namun warga diminta menerima dulu Rastra dan bersabar sembari dirinya berkoordinasi dengan pihak kelurahan terkait persoalan ini.

Baca Juga:  Pemkab Lamtim Waspada Rastra

“Total Rastra yang kami terima berjumlah 700 kg. Yang tersisa tinggal dua karung dengan total berat 100 kg,” tuturnya.

Sopian menuturkan, ratusan kilogram Rastra yang diperuntukan bagi sekitar 20 KK tersebut diambilnya tak lama setelah diantarkan pihak Bulog di kantor kelurahan pada Kamis pagi.

Anehnya, beras yang mereka terima itu tak dikemas dalam kemasan seperti biasanya. Jika pada umumnya, Rastra itu dikemas dalam karung 15 kg, beras itu dikemas dalam karung kemasan 50 kg.

“Beras – berasnya enggak dikemas seperti biasanya melainkan dikemas dalam kemasan karung 50 kg,” kata dia.

Baca Juga:  Pemkab Lamtim Waspada Rastra

Laporan tentang beredarnya Rastra tak layak konsumsi ini langsung ditindaklanjuti oleh Lurah Kotabumi Tengah, Istiadani dengan menghubungi pihak Bulog. Apa yang dilakukannya ini untuk menindaklanjuti instruksi Bupati Agung Ilmu Mangkunegara yang mewajibkan seluruh jajarannya cepat tanggap dengan keluhan warga seputar Rastra.

“Sesuai instruksi pak Bupati jika ditemukan Rastra tak layak konsumi beredar, kami harus segera menghubungi pihak Bulog supaya dapat diganti‎. Sebab, pak Bupati tak menginginkan ada Rastra yang kualitas jelek dikonsumsi oleh para penerima Rastra,” tegas laki – laki yang akrab disapa dengan panggilan Kyai Ukum ini.

Menanggapi ini, perwakilan Bulog Lampung Utara melalui wakil Satuan Tugas Rastra, ‎Junaidi membantah jika Rastra yang mereka bagikan dikatakan tak layak konsumi.

Baca Juga:  Pemkab Lamtim Waspada Rastra

“Rastra didapat dari para petani lokal Lampung Utara dan kualitasnya cukup bagus. Jika memang ditemukan kondisi Rastra yang banyak kutu kemungkinan besar Rastra itu mengalami kerusakan saat disimpan di gudang penyimpanan Bulog,” kilahnya.

Kondisi ini, kian diperparah dengan minimnya jumlah petugas yang mengemas Rastra di gudang Bulog sebelum didistribusikan ke masing – masing kelurahan. Minimnya jumlah personil yang bertugas mengemas Rastra juga ‎membuat pengawasan berkurang sehingga banyak Rastra yang rusak akibat disimpan di dalam gudang dapat lolos dan terdistribusikan kepada warga penerima.

“Itu hanya keselipan para petugas di gudang saja. Karena petugas di gudang tak banyak dan beras yang akan diperiksa begitu banyak,” ujarnya.(ri/iv)

raskin

Posting Terkait