Korban Banjir Menggalakota Tegambui

MENGGALA – Tegambui (Tak dihiraukan). Begitulah kira-kira yang dialami korban banjir Kelurahan Menggala, Kecamatan Menggala, Tulangbawang. Betapa tidak? Pemkab setempat belum mengambil tindakan apapun. Padahal, musibah yang merendam ratusan rumah itu telah berlangsung dalam sepekan terakhir.

“Sepertinya sisi kemanusian jajaran Pemkab Tulangbawang terkikis oleh banjir itu sendiri. Padahal tidak hanya di sini, saudara-saudara kami di Kecamatan Dente dan Kecamatan Gedungmeneng juga mengalami muisbah serupa,” kata Karim (35), warga Menggalakota, Rabu (7/3/2018).

Sebab hingga hampir sepekan terkena banjir, tidak ada sama sekali bentuk kepedulian pemkab terhadap para warga. Padahal warga sangat membutuhkan uluran tangan dari pemkab.

Baca Juga:  Winarti Kucurkan Dana Taktis Bencana

“Jangankan meninjau, perhatian sebagai bentuk peduli juga tak terlihat. Buktinya hingga sekarang tim dari Badan Penagulangan Bencana Daerah (BPBD) tidak turun dan mendirikan posko. Atau menyiapkan perahu karet. Mestinya harus siaga karena sewaktu-waktu jika air naik mereka bisa membantu untuk evakuasi,” ujar Karim.

Hal yang sama dilontarkan oleh Ridwan (41), warga Lingkungan Bugis, Keluarahan Menggalakota, ketidakpedulian pemkab mengesankan sisi kemanusian para pejabatnya telah tergerus.

Baca Juga:  Polri Evakuasi Korban Banjir Menggalakota

Padahal sebagai pemerintah memang telah diharuskan atau wajib untuk selalu membuka diri untuk membantu, mencarikan berbagai solusi terhadap seluruh lapisan masyakatnya.

“Namun sampai detik ini bantuan tidak nampak. Kami bukan butuh bantuan untuk makan, yang kami butuhkan kesiagaan tim BPBD karena itu bisa membantu beban moril. Kami jadi merasa aman,” ucap Ridwan.

Oleh itu dirinya bersama warga lainya berharap agar pemkab segera aktif turun langsung kelokasi banjir untuk memantau kondisi banjir di Menggalakota. “Dengan begitu warga tidak lagi merasa was-was atau takut. Jadi, walaupun banjir kami tetap bisa beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Baca Juga:  Winarti Kucurkan Dana Taktis Bencana

Saat ini, ketinggian air di kelurahan itu masih setinggi pinggang orang dewasa. Meski begitu, warga tetap waspada dan siaga karena jika turun hujan lebat maka diprediksi air akan kembali naik.

Apalagi jika ditambah hujan di wilayah hulu (Lampung Utara, Waykanan dan Tulangbawang Barat).(MR)

1,117 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

banjir menggalakota pemkab abaikan korban tak miliki anggaran taktis

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan