Korupsi Dana Desa, Kades Pedataran Kebal Hukum

Ilustrasi. (net)

OKU – KEPALA Desa Pedataran Kaherudin, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, seakan kebal hukum. Dia disarankan oleh Inspektorat OKU untuk mengembalikan kerugian negara ke kas desa.

Mengenai proses hukum tidak ada sanksi yang akan diberikan.

“Iya, belum lama ini kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap Kades Pedataran Kaherudin dan ternyata ditemukan kerugian negara yang diperkirakan senilai Rp400 juta,” kata Kepala Inspektorat OKU melalui Sekretaris Robinsyah, di Baturaja, Jumat (13/4/2018).

Baca Juga:  Kades Tubohan Tuding Sekdes Selewengkan Dana Desa

Temuan itu, kata Robin, menimbulkan kerugian negara, sehingga pihaknya segera menyarankan agar Kades Pedataran segera mengembalikan ke kas desa dalam waktu 60 hari sejak diterima Laporan Hasil Pertanggungjawaban (LHP).

“Sejauh ini yang bersangkutan menyatakan siap mengembalikan kerugian terkait penggunaan dana desa yang diduga telah diselewengkan. Memang setelah kita periksa ada yang fiktif tapi Kades Pedataran itu sanggup mengembalikan kerugian negara,” ulasnya.

Baca Juga:  Polres Tanggamus Tetapkan Tersangka Baru Kasus Dana Desa

Menurut Robin, apabila kerugian negara sudah dikembalikan ke kas desa dalam batas waktu yang ditentukan, maka persoalan tersebut dianggap selesai.

Tapi sebaliknya kalau batas waktu yang ditentukan ternyata kades tersebut tidak juga mengembalikan kerugian negara, maka permasalahan itu akan kita limpahkan ke pihak hukum dalam hal ini kejaksaan dan kepolisian.

Baca Juga:  Kades Pekondoh Gedung Diduga Korupsi DD

“Tupoksi Inspektorat melakukan pemeriksaan, pengawasan dan pembinaan. Masalah sanksi hukum, tidak ada kewenangan untuk itu,” tutupnya.

Sementara itu, Kades Pedataran Kaherudin saat dikonfirmasi enggan memberikan tanggapan. (Yan) 

1,510 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Kades Pedataran Korupsi Dana Desa

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan