KPK Akan Bantu Anggota DPR yang Butuh Bimbingan soal LHKPN

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (Istimewa)

Jakarta – Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) akan menyediakan tempat bagi KPK di Gedung DPR untuk menjadi pojok pelaporan kekayaan untuk anggota dewan. Pihak KPK mengatakan, tidak perlu tempat khusus.

“KPK tidak perlu tempat khusus karena staf KPK tidak akan berkantor di DPR,” kata Wakil Pimpinan KPK Laode M Syarif seperti dilansir detikcom, Jumat (26/1/2018).

Baca Juga:  Sri Mulyani Dukung KPK Bersihkan Korupsi di Kemenkeu

Menurut Syarif, KPK hanya perlu ruangan saat melakukan bimbingan teknis penyusunan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Ia juga menyebut KPK akan selalu membantu para anggota DPR yang membutuhkan bimbingan saat membuat LHKPN.

“Yang penting ada ruangan yang dapat digunakan saat melakukan bimbingan teknis penyusunan LHKPN. Bimbingan kepada pelapor LHKPN selalu diberikan oleh KPK. KPK juga akan membantu anggota-anggota DPR yang membutuhkan bimbingan pengisian LHKPN,” ujar Syarif.

Baca Juga:  KPK Pantau Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Sebelumnya, rencana penyediaan tempat bagi KPK itu disampaikan Bamsoet lewat keterangan tertulisnya. Politisi Partai Golkar ini ingin agar LHKPN bisa diproses anggota dewan dengan mudah di kantor sendiri.

“Kita akan sediakan tempat di DPR bagi pegawai KPK untuk membantu para anggota DPR yang akan melaporkan LKHPN nya. Kerja sama ini tentu akan mempermudah bagi anggota DPR melakukan pelaporan LHKPN, sehingga kita harapkan tidak ada lagi anggota DPR yang tidak melaporkan kekayaaannya ke KPK,” ujar Bamsoet.

Baca Juga:  Dalami Pembelian Aset Zainudin Hasan, 7 Orang Saksi Masih Diperiksa KPK

Pelaporan LHKPN sendiri bisa dilakukan dengan dua metode. Pertama dengan cara melapor langsung ke KPK, dan kedua secara online lewat aplikasi e-LHKPN. (net/hp)

Anggota DPR KPK LHKPN

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan