KPK Bikin Operasi Senyap Lagi di Cimahi: Wali Kota Diduga Terima Suap Proyek Rumah Sakit

KPK Bikin Operasi Senyap Lagi di Cimahi: Wali Kota Diduga Terima Suap Proyek Rumah Sakit

Ilustrasi hasil uang yang diamankan dalam OTT ala KPK.

Fajar Sumatera – Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] disebut-sebut mengamankan Wali Kota Cimahi AMP [Ajay Muhammad Priatna] dalam operasi senyap atas dugaan penerimaan suap pada proyek Rumah Sakit [RS] di daerah setempat.

Ketua KPK Firli Bahuri mengafirmasi kegiatan tersebut. “Dugaan Wali Kota melakukan korupsi dalam proyek pengadaan pembangunan RS di Cimahi,” ucap Firli, seperti dilaporkan Kumparan, Jumat, 27 November 2020.

Atas penangkapan ini –sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menyampaikan status hukum dari terduga pelaku korupsi.

Menurut kabar yang beredar, diduga ada penerimaan uang lebih dari Rp 400 juta. Uang itu diduga merupakan bagian dari commitment fee sekitar Rp 3 miliar.

Baca Juga:  KPK Terima Anugerah Penghargaan Pengawasan Kearsipan Tahun 2019 Kategori A

Korupsi di lingkungan hukum Kota Cimahi bukan baru kali ini. Sebelumnya Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Bandung memvonis empat tahun penjara mantan Wali Kota Cimahi Atty Suharti.

Dan juga tujuh tahun penjara kepada suami Atty, yang sekaligus Eks Wali Kota Cimahi Itoc Tochija dalam kasus korupsi pembangunan Pasar Atas Cimahi. Itoc meninggal dunia pada 14 September 2019 karena sakit. (Red)

Baca Juga:  Terbukti Terima Suap, Mantan Ketua dan Anggota DPRD Lamteng Dituntut 5 Tahun Penjara

KPK OTT KPK Wali Kota Cimahi

Posting Terkait