KPK Geledah 4 Rumah di Lampura dan Bandarlampung

Istimewa

BANDARLAMPUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan empat rumah di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dan Bandarlampung, Jumat (22/11).

“Penggeledahan empat rumah itu dilakukan dalam proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (TPK) suap terkait proyek di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan di Kabupaten Lampung Utara,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Baca Juga:  KPK Sambangi Lampung Supervisi Satuan Kerja Pemprov

Dia membeberkan, empat rumah yang digeledah berada di Jl. Penitis Kel. Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan, Jl. Sultan Agung Raya, Way Halim Permai, Bandarlampung, rumah paman bupati Lampura di Jl. Hos Cokro Aminoto, Kotabumi Tengah, Lampung Utara dan rumah saudara (adik) bupati di Jl Kelapa, Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandarlampung

Baca Juga:  Cuitan Twitter Febridiansyah: Singgung Vonis Mati Kepada Pelaku Pembunuh Jaksa yang Bertugas di KPK Versi Negara Malaysia

“Penggeledahan dilakukan sejak siang dan masih ada yang berlangsung hingga malam ini. Dari lokasi tersebut diamankan sejumlah dokumen-dokumen proyek di Lampung Utara dan catatan aliran dana,” kata Febri, Jumat (22/11) malam.

Di Jl. Penitis Kel. Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara yang digeledah adalah milik Sekretaris Inspektorat Lampung Utara, Gunaido.

Baca Juga:  Eko Mei Suruh Fria Untuk Hilangkan Alat Bukti, Dapatkah KPK Mempidanakan Dia?

Sekira pukul 17.41 wib Tim KPK selesai melaksanakan pemeriksaan di kediaman Gunaido lalu membawa yang bersangkutan beserta barang bukti. (*)

Agung Ilmu Mangkunegara Inspektorat Lampura KPK

Posting Terkait