KPK Ingatkan Tidak Pilih Calon yang Berkasus

KPK: Jangan Pilih Pemimpin yang Suka Bagi Uang

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Rahardjo. Foto: Tama/Fajarsumatera.co.id

BANDAR LAMPUNG – KETUA KPK Agus Rahardjo, mengaku belum mengetahui secara detail perkembangan kasus dugaan korupsi di Direktorat Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P2KTrans).

Kasus yang juga melibatkan Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim (Nunik) sebagai saksi ini, dikatakan Agus, detailnya kurang diketahui secara persis.

“Kurang tahu, saya kan ada di sini. Karena setiap harinya selalu saja ada pemeriksaan di kantor (KPK_red). Ada 70 ruang kamar masa harus dipelototi satu persatu,” kata Agus, usai acara penandatanganan komitmen dan rencana aksi pemberantasan korupsi terintegrasi Provinsi Lampung, di Balai Keratun Lantai III, Rabu (11/4/2018).

Baca Juga:  KPK Minta Mustafa Fokus Hadapi Proses Hukum

Kendati demikian, KPK sudah mengumumkan dan akan meneruskan untuk melakukan penyelidikan ke beberapa kepala daerah hingga para calon kepala daerah yang mengikuti kontestasi pilkada secara langsung.

“Kan beberapa sudah diumumkan, salah satunya Bupati Bandung Barat hingga walikota Malang. Pokoknya jika memang pantas dilakukan penyelidikan maka statusnya dinaikan penyelidikan langsung,” tegas Agus.

Baca Juga:  Tingkatkan Penerimaan Pajak, Dirjen Pajak dan KPK Bentuk Satgas

Selain itu Agus juga berpesan, dalam memilih pemimpin agar jangan memilih orang yang memberi uang, tapi teliti dahulu track recordnya, latar belakangnya, kompetensi, dan teliti juga selama calon kepala daerah itu menjabat apa saja yang sudah dilakukan.

“Itu akan lebih baik anda pilih sebagai pimpinan dibandingkan dengan memberikan uang. Karena uang itu dari APBD, lupakan orang-orang seperti itu, cari orang yang terbaik. Di daerah kan mudah menyisir track recordnya,” tukas Agus. (ZN) 

477 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

KPK P2KTrans

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan