KPK Tak Lagi Lakukan Pemeriksaan Saksi Untuk Berkas Perkara Eks Bupati Lampung Tengah Mustafa

KPK Periksa Lima Orang Kontraktor Terkait Berkas Perkara Korupsi Eks Bupati Lampung Tengah Mustafa

Mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa memakai rompi tahanan KPK. Foto: Istimewa.


Fajar Sumatera – Komisi
Pemberantasan Korupsi [KPK] menyatakan tidak lagi melakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi untuk berkas perkara dugaan korupsi eks Bupati Lampung Tengah Mustafa [MUS]. Sebelumnya KPK memeriksa sejumlah saksi di Kantor SPN Polda Lampung, untuk pelengkapan berkas Mustafa.

Baca Juga:  Brigjen Karyoto: Wakapolda DIY yang Terpilih Jadi Deputi Penindakan KPK

Mustafa merupakan tersangka KPK yang diduga menerima gratifikasi senilai Rp95 miliar. Uang itu diduga bersumber dari fee proyek pada Dinas PU-PR Lampung Tengah Tahun Anggaran 2018.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan, lembaga antirasuah itu telah menjalankan rangkaian pemanggilan saksi untuk diperiksa sejak tanggal 19 Oktober sampai 23 Oktober 2020. Selama itu, KPK telah memanggil 33 orang berstatus saksi terperiksa.

Baca Juga:  KPK Lelang Mobil Rampasan Milik Koruptor

“Tim penyidik KPK telah selesai melakukan pemeriksaan sebanyak 33 saksi yang dipanggil,” tutur Ali Fikri, Senin, 26 Oktober 2020.

Dalam perkara ini, Mustafa diduga memungut fee 10-20 persen dari nilai proyek di Dinas PU-PR Lampung Tengah.

“Dari catatan penerimaan dan pengeluaran, uang senilai Rp 95 miliar tersebut diperoleh pada kurun waktu Mei 2017 hingga Februari 2018 dan dipergunakan untuk kepentingan MUS,” ucap Wakil Ketua KPK Alexander kala itu.

Baca Juga:  Terkait Proyek Rp27 Miliar, Matala Akan Laporkan PUPR Lampung ke KPK

Mustafa pun dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 KUHP.

Reporter: Ricardo Hutabarat

KPK Mustafa Nunik

Posting Terkait