KPK Ungkap Alasan Bekas Ketua PKB Lampung Ajukan PK ke MA

Koruptor Bekas Ketua PKB Lampung Ajukan Peninjauan Kembali Atas Kasus Suap Proyek Kementerian PU-PR

Musa Zainudin memakai rompi oranye khas KPK. Foto: Istimewa

Bandar Lampung – Bekas Ketua DPW PKB Lampung Musa Zainudin mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) atas perkara korupsi yang menjeratnya. Sebelumnya ia divonis hakim dengan pidana penjara 9 tahun karena terbukti menerima suap Rp7 miliar untuk meloloskan proyek infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) di Maluku dan Maluku Utara tahun anggaran 2016. Uang itu berasal dari Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir.

Baca Juga:  Selat Sunda Bakal Jadi Kawasan Strategis Nasional

“KPK akan memberikan jawaban atau tanggapan atas PK yang diajukan Musa Zainudin hari ini,” kata Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri, Jumat (14/2/2020).

Ali Fikri mengaku telah mengetahui apa materi PK yang diajukan oleh Musa Zainudin. “Isi permohonan PK dari pemohon adalah terkait dengan adanya permohonan Justice Collaborator (JC) kepada KPK,” ungkap Ali.

Baca Juga:  Ini Alasan Saut Situmorang Kampanyekan Revisi UU KPK

Permohonan JC Musa Zainudin sebelumnya ditolak oleh lembaga antirasuah itu. Musa Zainudin juga mengaku keberatan atas vonis yang dinyatakan hakim kepadanya mengenai keharusannya membayar uang pengganti sebesar Rp7 miliar.

Sebab dia merasa dirinya tidak sendirian dalam menikmati uang panas tersebut. Disinyalir, dia telah membagikan sebagian uang itu kebeberapa pihak, salah satunya kepada Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin. (Ricardo)

KPK Musa Zaiudin PKB Lampung

Posting Terkait