KPK Usut Randis Bupati Lamtim

Ilustrasi. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, akhirnya menggandeng KPK RI, untuk mengusut tuntas kasus pengadaan mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur, yang menelan biaya Rp2,6 miliar di tahun anggaran 2016 lalu.

Kepala Kejati Lampung, melalui Aspidsus Kejati, Andi Suharlis, membenarkan bahwa adanya kerjasama yang dilakukan antara pihak kejaksaan Lampung dengan KPK untuk memfasilitasi auditor guna menghitung kerugian negara  yang diakibatkan dalam kasus pengadaan kendaraan dinas Kabupaten Lampung Timur.

“Kerjasama ini nantinya akan membentuk tim gabungan, yang resmi berjalan pada Kamis mendatang, dan akan memaparkan ada tidaknya persekongkolan atau pun perbuatan curang. Hingga memastikan ada tidaknya pengarahan khusus menunjuk rekanan dalam pengadaan mobil dinas yang menelan anggaran sebesar itu,” papar Andi, Senin (11/2).

Diketahui sebelumnya, kasus yang kini dalam tahap penyidikan ini telah diserahkan perhitungannya kepada BPK RI, untuk memastikan ada tidaknya kerugian negara yang diakibatkan dari pengadaan tersebutt.

Namun hasil yang ditunggu-tunggu tak kunjung diberikan, sehingga menghambat penetapan tersangka oleh Kejati Lampung. Maka dari itu pihak Kejati Lampung, mengambil langkah cepat dengan menggandeng KPK, guna menghitung kerugian negera.

Hal itu agar dapat segera menetapkan para tersangka yang bermain di dalam penyalahgunaan anggaran daerah tersebut. (*)

Posting Terkait