KPK Wanti-wanti Tuba & Mesuji 

Foto: Murni

MENGGALA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong  para pejabat di dua kabupaten yaitu Tulangbawang dan Mesuji memiliki komitmen kuat untuk melakukan berbagai upaya pencegahan terhadap penyimpangan anggaran.

Tim supervisi KPK RI melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi rencana aksi program pemberantasan korupsi terintrengrasi dengan dua kabupaten yakni Tulangbawang dan Mesuji.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Tulangbawang Winarti, Kamis (4/7) dipusatkan di ruang rapat  Pemkab Tuba dengan dihadiri  Sekda Mesuji dan Tulangbawang serta seluruh jajaran pejabat dari dua kabupaten tersebut. Sementara tim pencegahan KPK RI dipimpin oleh Dian Patria.

Baca Juga:  Hakim Bingung Soal Apa Dasar Sopian Sitepu Mengatakan Perihal Sakitnya Endah Kartika Prajawati: Apa Mungkin Pengacara Itu Mendatangi Saksi?

Monitoring dan evaluasi rencana aksi pembertantasan korupsi merupakan program KPK RI bertujuan sebagai upaya mendorong pencegahan korupsi di pemerintahan.

Terdapat 30 jenis delik kategori korupsi namun berdasarkan uu 13 tahun 1999 juncto uu 20 tahun 2001 ada 7 klasifikasi korupsi.

Yaitu kerugian keuangan negara, konflik kepentingan, pengadaan barang dan jasa, perbuatan curang, suap, gratifikasi dan pengelapan dalam jabatan.

Baca Juga:  Kejari Lampung Utara Bungkam Soal Kunker Dewan yang Diduga Fiktif dan Habiskan Anggaran Rp 560 Juta

Dalam memahami arti apa yang disebut sebagai tindak pidana korupsi sangat mudah karena dalam konsepnya korupsi adalah mengambil atau menerima yang bukan haknya.

Dalam upaya melakukan pencegahan KPK mendorong pimpinan daerah khususnya Tuba sebegai leidership agar berkomitmen.

“Maksimal melakukan perbaikan terhadap SDM system dan yang terpenting penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi,” kata Dian Patria.

Seperti melakukan perbaikan dokumen progres laporan untuk delapan item, yakni perencanaan dan penganggaran APBD, PTSP, aset daerah dan beberapa item lainya.

Baca Juga:  Kepala Dinas PU dan Sekwan Lampung Tengah Ditangkap KPK

“Sebab jika semua dijalankan  dengan baik, sesuai regulasi maka korupsi bisa dihindari,” imbuhnya.

Sementara Bupati Tulangbawang Winarti mengaku mendukung penuh supervisi monev yang dilakukan tin Koorsupgah KPK RI di Kabupaten Tulangbawang.

Menurut Winarti, hasil monitorung ini  merupakan bahan acuan Pemkab Tulangbawang untuk bergerak cepat melakukan action perbaikan dan penguatan terhadap progres delapan item tersebut.

“Sehingga semuanya dapat berjalan baik sesuai dengan regulasi dan SOP yang telah ditentukan oleh KPK RI,” kata Winarti.(MURNI)

Kopsurgah KPK Mesuji Monev Winarti

Posting Terkait