KPK Yakin Sekda Lampung Selatan Thamrin Dapat Hadiri Panggilan Kedua

IPW Sarankan KPK Era Firli Bahuri Untuk Tangkap Oknum Polisi yang Minta Proyek dan Peras Kepala Dinas

Gedung KPK. Foto: Istimewa.

Fajar Sumatera – Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] meyakini Sekretaris Daerah [Sekda] Lampung Selatan Thamrin akan menghadiri pemanggilan kedua yang dilayangkan lembaga antirasuah itu.

“Kami meyakini yang bersangkutan akan hadir memenuhi panggilan,” tegas Pelaksana Tugas Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri kepada Fajar Sumatera, Rabu, 28 Oktober 2020.

Thamrin diminta untuk memberikan keterangan berkait dengan pengembangan kasus dugaan korupsi mantan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan.

Baca Juga:  FSTV dan SKH Fajar Sumatera Bertanggung Jawab Sajikan Informasi Kredibel

Secara spesifik, pemeriksaan Thamrin dimaksudkan KPK untuk melengkapi berkas kasus tersangka eks Kadis PU-PR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi [HH].

Pemanggilan Thamrin tercatat dua kali dilakukan KPK: pertama dijadwalkan pada tanggal 26 Oktober 2020, dan kedua nanti dijadwalkan pada tanggal 3 November 2020.

Bila pada pemanggilan kedua Thamrin tidak hadir, akankah KPK melakukan penjemputan paksa?

Baca Juga:  Lapas dan Rutan di Lampung Diminta KPK Untuk Punya Data Kuat Soal Implementasi Kebijakan Program Asimilasi

“Sesuai dengan ketentuan yang dimuat dalam Pasal 112 ayat (2) KUHAP,” tutur Ali Fikri.

Ketentuan mengenai pemeriksaan Thamrin ini sedianya diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Pasal 112 ayat (1) berbunyi: Penyidik yang melakukan pemeriksaan, dengan menyebutkan alasan pemanggilan secara jelas, berwenang memanggil tersangka dan saksi yang dianggap perlu untuk diperiksa dengan surat panggilan yang sah dengan memperhatikan tenggang waktu yang wajar antara diterimanya panggilan dan hari seorang itu diharuskan memenuhi panggilan tersebut.

Baca Juga:  Agung Cakra Negara, Anak Mantan Wagub Lampung yang Ketiban Untung Dari Paket Proyek Rp 10 Miliar Kerjaan Aling

Kemudian Pasal 112 ayat (2) berbunyi: Orang yang dipanggil wajib datang kepada penyidik dan jika ia tidak datang, penyidik memanggil sekali lagi, dengan perintah kepada petugas untuk membawa kepadanya.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Hermansyah Hamidi KPK Sekda Lampung Selatan Thamrin Syahroni

Posting Terkait