KPU RI: Tidak Ada Bukti Hukum Esti Nur Fathonah Terima Uang

Josua | Fajar Sumatera

BANDARLAMPUNG – Komisioner KPU Lampung Esti Nur Fathonah yang diberitakan diduga terlibat dalam jual beli jabatan komisioner ternyata tidak terbukti.

KPU RI telah melakukan klarifikasi terhadap dugaan tersebut pada Kamis (14/11/2019) lalu.

Klarifikasi dilakukan oleh Anggota KPU RI Evi Novida Ginting Manik bersama Biro SDM KPU RI terhadap mantan calon komisioner KPU Pesawaran Lilis Pujiati, mantan calon komisioner KPU Tulang Bawang Viza Yeli Santi, dan sang suami Gentur Sumedi, serta mantan anggota tim seleksi KPU Lampung Budiyono, di Ruang Rapat KPU setempat.

Baca Juga:  KPU Lampung Data Pemilih Disabilitas Mental

Evi Novida Ginting Manik mengungkapkan hasil klarifikasi yang telah dilakukan dalam sidang pemeriksaan kedua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang berlangsung Senin (20/1) siang.

Melalui sambungan telepon, Evi menuturkan hasil klarifikasi kepada Ketua Majelis Sidang DKPP, Alfitra Salam dan Ida Budhiati.

“Hasil klarifikasi yang kami lakukan terhadap keempat orang tersebut, pertama adalah bahwa anggota komisioner KPU Lampung yang diberitakan, Esti Nur Fathonah, tidak terdapat bukti hukum telah menerima uang atau melakukan penipuan atau jual beli jabatan calon komisioner KPU kabupaten/kota,” kata Evi.

Baca Juga:  KPU Lampung Sepakat Pemilihan Serentak Nasional dan Daerah Dipisah

Ida Budhiati kemudian menanyakan apakah KPU RI melakukan pencocokan tanda tangan pada alat bukti transfer berupa kuitansi dengan tanda tangan Lilis Pujiati dalam dokumen pencalonan KPU di kabupaten.

“Kita mencari absensi melihat kesesuaiannya (tanda tangan). Sesuai gitu ya tanda tangan dari absensi, mirip dengan tanda tangan di kuitansi,” jawab Evi.

Namun saat klarifikasi, Lilis Pujiati mengaku tidak menerima uang dari Viza senilai Rp100 juta.

Baca Juga:  Hanya Satu Lembaga Survei yang Terdaftar di KPU, Rakata Tidak

“Waktu dikonfrontir juga tidak mengakui,” tegasnya.

Evi menjelaskan ada komunikasi antara Esti Nur Fathonah selaku komisioner KPU Lampung dengan calon komisioner KPU Pesawaran Lilis Pujiati pada saat fit and proper test, dimana keduanya melakukan sarapan pagi bersama.

KPU RI menilai perbuatan tersebut tidak patut dan telah menjatuhkan sanksi peringatan tertulis kepada Esti Nur Fathonah yang dituangkan dalam Surat Keputusan KPU RI Nomor: 3/HK.06.5-Kpt/05/KPU/I/2020 tertanggal 2 Januari 2020. (JO)

KPU Lampung KPU RI Esti Nur Fathonah

Posting Terkait