KPU Tanggamus Tetapkan Dua Paslon Peserta Pilkada

KPU Tanggamus Tetapkan Dua Paslon Peserta Pilkada

Rapat pleno terbuka KPU Tanggamus menetapkan pasangan Hi Samsul Hadi-Nuzul Irsan dan Hj Dewi Handajani-Hi AM Syafii, peserta Pilkada Tanggamus, Senin (12/2/2018). Foto: Candra/fajarsumatera.co.id

TANGGAMUS – KPU Tanggamus menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Tanggamus pada Pilkada Serentak 2018. Dalam rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Tanggamus, Otto Yuri Saputra, menetapkan paslon  Hi Samsul Hadi-Nuzul Irsan dan Hj Dewi Handajani-Hi AM Syafii.

Ketua KPU Tanggamus, Otto Yuri Saputra, mengatakan rapat pleno penetapan merupakan salah satu bagian akhir dari tahap pencalonan yang dimulai sejak 1 Januari lalu.

“Sesuai dengan Peraturan KPU, proses penetapan calon dilaksanakan di Aula KPU kabupaten/kota masing-masing. Ini adalah salah satu bagian akhir dalam tahap pencalonan. Selanjutnya dilakukan pengundian nomor urut pasangan calon yang digelar Selasa, 13 Februari 2018 di Hotel 21 Gisting, “ujar Otto.

Baca Juga:  Kampanye Dialogis Dewi Handajani-AM Safei Dihadiri Ribuan Warga

Ditambahkan Angga Lazuardi, Komisioner KPU Tanggamus, penetapan Samsul Hadi-Nuzul Irsan dan Dewi Handajani-AM Syafii sebagai paslon peserta Pilkada Tanggamus berdasarkan Surat Ketetapan Nomor: 126/Hk.03.1-Kpt/1806/KPU-Kab/II/2018. Tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus tahun 2018.

“Keduanya sudah melengkapi persyaratan sehingga ditetapkan sebagai pasangan calon sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku,” jelas Angga.

Lebih lanjut Angga mengatakan, kendati sudah ditetapkan sebagai paslon, namun ada berkas yang harus dilengkapi yakni surat keterangan bahwa proses pengunduran diri sebagai anggota DPRD Tanggamus sedang diproses. Hal ini lantaran dua calon wabup statusnya adalah anggota DPRD Tanggamus yakni Nuzul Irsan dan AM Syafii.

Baca Juga:  Polres Tanggamus Tingkatkan Keamanan Jelang Pemilu

“Surat yang menyatakan pengunduran diri sedang diproses harus kami terima paling lambat 17 Februari dan surat pemberhentian resmi dari pejabat berwenang maksimal kami terima 28 Mei 2018 atau satu bulan sebelum pemungutan suara. Jadi, tolong kepada LO disampaikan lagi kepada calon yang bersangkutan,” terangnya.

Menanggapi hasil dari penetapan paslon ini, LO dari masing-masing paslon merasa bersyukur.

Seperti yang diungkapkan oleh Hurairi, LO dari pasangan Samsul-Nuzul. Ia mengaku jika tim Sam-Ni bersyukur dengan hasil penetapan ini.

“Untuk penetapan paslon ini kami memang menargetkan lolos dan alhamdulillah sesuai dengan yang diharapkan,” kata Hurairi.

Ia juga berharap  paslon Samsul-Nuzul diberikan kesehatan dan kekuatan selama mengikuti tahapan pilkada.

“Selain itu harapan kami  pilkada dapat berjalan damai serta kondusif. Kemudian mengenai nomor urut, berapa pun nomornya kami terima,” ujar Hurairi.

Baca Juga:  Samsul Hadi Dukung Pemuda untuk Berkesenian

LO paslon Dewi-Syafii, Imron, mengatakan bersyukur dengan telah ditetapkannya Dewi-Syafii sebagai peserta Pilkada 27 Juni mendatang.

“Alhamdulillah kami bersyukur, selanjutnya kami akan mengikuti tahapan sesuai dengan peraturan dari KPU,” ujarnya.

Kemudian, terkait surat pernyataan pengunduran diri, Imron mengatakan AM Syafii sudah mengajukan pengunduran diri ke DPRD Tanggamus selaku lembaga yang menaungi.

“Sudah disampaikan ke DPRD mengenai pengunduran diri AM Syafii, mungkin dari DPRD belum ditembuskan ke KPU, tapi nanti akan kami sampaikan lagi kepada yang bersangkutan untuk selanjutnya diberikan ke KPU,” pungkas Imron.

Dalam memimpin rapat pleno tersebut Otto didampingi empat Komisioner lain yakni Angga Lazuardi, Antoniyus, Hayesta F Imanda, dan Zulwani. Lalu turut hadir Ketua Panwaslu Dedi Fernando berikut anggota Panwaslu Ali Ngafan. Kemudian pimpinan partai politik pengusung dan pendukung serta masing-masing Liaison Officer (LO) masing-masing pasangan calon. (SB/CD)

KPU Tanggamus Pilkada Tanggamus

Posting Terkait