KPU Tetapkan desain Surat Suara dan Alat Bantu Coblos Pemilih Tunanetra

Ilustrasi. Ist

BANDAR LAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan desain surat suara dan alat bantu coblos bagi pemilih tunanetra di pemilu 17 April 2019 mendatang.

Hal ini berdasarkan Keputusan KPU RI Nomor: 1775/PL.02-Kpt/01/KPU/XI/2018.

“KPU RI sudah menetapkan desain untuk surat suara dan alat bantu tamplate di pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota,” kata Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Hukum, M. Tio Aliansyah, Rabu (28/11).

Jenis surat suara untuk pilpres sesuai dengan jumlah pasangan calon. Kemudian untuk DPR RI sejumlah 80 (delapan puluh) jenis surat suara, sesuai dengan jumlah daerah pemilihan.

Kemudian untuk DPD RI sejumlah 34 (tiga puluh empat) jenis surat suara, sesuai dengan jumlah provinsi. Sementara itu DPRD Provinsi sejumlah 272 (dua ratus tujuh puluh dua) jenis surat suara, sesuai dengan jumlah dapil. Selanjutnya DPRD Kabupaten/Kota sejumlah 2.206 jenis surat suara dan sesuai dengan jumlah dapil.

“Pemungutan suara ulang ditetapkan sebanyak 1.000 surat suara setiap kabupaten/kota untuk Pilpres dan di setiap dapil masing-masing tingkatan. Surat suara itu diberi tanda khusus berupa tulisan PEMILU ULANG dalam bentuk stempel,” jelasnya.

Untuk ukuran Surat suara di Pemilu Presiden dan Wakil Presiden sejumlah 2 (dua) Pasangan Calon, kata dia berukuran 22 x 31 cm.

Selanjutnya di Pemilu Anggota DPR paling banyak 10 (sepuluh) calon dengan ukuran 51 x 82 cm. Kemudian DPD RI dengan ukuran 45 x 55 cm untuk memuat paling banyak 27 (dua puluh tujuh) calon.

Surat suara untuk Pemilu Anggota DPRD Provinsi dengan jumlah 10 (sepuluh) calon dan paling banyak 12 (dua belas) calon menggunakan ukuran 51 x 82 cm. Selanjutnya surat suara untuk Pemilu Anggota DPRD Kabupaten/Kota maksimal 10 (sepuluh), dan paling banyak 12 (dua belas) calon menggunakan ukuran 51 x 82 cm.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Perencanaan dan Logistik, Erwan Bustami menyampaikan bahwa surat suara dan desain alat bantu coblos (tamplate) bagi pemilih tunanetra akan di validasi.

“Tanggal 30 November 2018 mau validasi surat suara di KPU RI untuk pengadaan e-katalog oleh KPU RI,” ujarnya.

Pihak juga menyiapkan alat bantu khusus bagi pemilih disabilitas. Logistik tersebut sesuai dengan kebutuhan disabilitas disetiap TPS.

Ia mencontohkan, untuk tunanetra misalnya disiapkan alat bantu huruf brailer.

“Nanti dilihat dulu kebutuhan setiap TPS sesuai dengan jumlah disabilitas yang ada disana,” ucapnya. (TM)

Pemilih Tunanetra

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan