Kriminalitas di Lampung Paling Banyak Ungkap Kasus Narkoba

BANDARLAMPUNG-Peningkatan pengungkapan kasus narkoba di Provinsi Lampung mengalami peningkatan selama Januari – Maret 2017 dengan 430 kasus. Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Lampung Irjen Sudjarno dalam paparannya pada Silaturahmi dengan media cetak, tv, dan online di Mapolda, Rabu (10/5).

Jarno mengatakan analisa evaluasi keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang Ramadhan. “Tanggal 24 Mei 2017 akan dilakukan rapat lintas sektoral. Kita fokus mengeliminir potensi konflik, pencurian dan kekerasan, dan narkoba. Tiga hal ini bisa dikelola dengan baik kita bisa tidur nyenyak,” ungkap dia dalam paparannya.

Baca Juga:  Polres Tanggamus Amankan Penyalahguna Narkoba

“Januari – Maret 2017. Alhamdulillah situasi Polda Lampung dan jajaran berjalan kondusif. Ada 65 titik potensi konflik yang kita mapping. Masalah kriminalitas, SARA, dan lahan. Bagaimana potensi konflik ini tidak menjadi gangguan nyata. Lampung dapat ranking 1 nasional dalam penanganan potensi konflik yang tidak menjadi konflik. Ini berkat kerja polres jajaran dan tim terpadu,” imbuhnya.

Menurutnya, Juli – Agustus – September dan Oktober – November – Desember 2016, trendnya terjadi penurunan begal dan kejadian. “205 lapor dan 97 selesai terungkap. Januari – Maret 2017 terdapat 183 kasus dan selesai 147. Januari – Maret 2016 terdapat 203 kasus dan 117 selesai pengungkapan,” tuturnya.

Baca Juga:  Baru Keluar Lapas Menggala, SI Kembali Terseret Kasus Narkoba

Jenderal Bintang Dua ini menjelaskan upaya preemtif dan preventif juga terus dilakukan. “Program patroli bermalam kemudian patroli kemitraan brimob itu saya sampaikan ke Kapolres jajaran,” bebernya.

Narkoba, lanjut Jarno, Juli – September 2016 terdapat 269 kasus dan selesai 269 pengungkapan. “100 persen berhasi diungkap. Oktober – Desember 2016 terdapat 323 kasus dan 323 selesai dalam pengungkapan,” paparnya.

Baca Juga:  Disdikbud Waykanan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Kapolda menerangkan Januari – Maret 2016 terdapat 320 kasus dan 320 selesai dalam pengungkapan. “Januari – Maret 2017 mengalami kenaikan terdapat 430 kasus dan 430 selesai

Marak memang narkoba kita. Ini belum termasuk operasi antik. Tapi upaya kita juga ada. Upaya koordinasi kita. Upaya preemtif dan preventif kita lakukan. Kenapa besar? karena banyak tangkapan dan dipublish oleh media. Saya terima kasih dengan media,” tutupnya. (SC)

Narkoba

Posting Terkait