Kunker DPRD Lampura Fiktif?

 

Sekretaris DPRD Lampung Utara, Adri

Lampung Utara- Kunjungan kerja (Kunker) Anggota DPRD Lampung Utara beserta 20 staf teknis pendamping ke DPRD Kabupaten Prabumulih dan Kabupaten Kayu Agung diduga fikitif,pasalnya kunker yang dilaksanakan tanggal 18 sampai 21 maret lalu tidak diikuti seluruh legislator yang berjumlah 45 orang.

 

Selain diduga fiktif, kegiatan yang menghabiskan anggaran sebesar 560 juta rupiah, juga telah abai terhadap surat edaran gubernur lampung dan plt bupati lampung utara tentang upaya pencegahan virus corona agar satuan kerja dan organisasi perangkat daerah tidak melaksanakan kegiatan rapat dan pengumpulan massa dari tanggal 17 sampai dengan 29 maret 2020, namun hal tersebut tetap dilaksanakan.

Baca Juga:  Bupati Lampung Barat Kunjungi Dusun Karya Jaya

 

Saat dikonfirmasi Sekretaris Dprd Lampung Utara, Adri berdalih tidak mengetahui ada beberapa anggota dewan yang tidak mengikuti kunjungan kerja ke provinsi sumatera selatan, dirinya hanya menandatangani surat perjalanan dinas untuk 45 anggota dewan dan 20 staf teknis pendamping, terkait ada beberapa anggota dewan yang tidak ikut dalam kunjungan tersebut sekretaris dewan mengarahkan pertanyakan langsung kepada ketua dprd setempat.

Baca Juga:  Danrem 043/Gatam Dampingi Kunker YM Ratu Belanda Maxima di Provinsi Lampung

 

Diketahui, anggaran yang menghabiskan lebih dari setengah milyar rupiah tersebut dibenarkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah setempat melalui bidang perbendaharaan bagian verifikasi dan pengeluaran kas, menurutnya anggaran untuk sekretariat DPRD Lampung Utara telah dicairkan pada tanggal 11 maret 2020 secara glondongan (Edy Palay)

 

Kunjungan Kerja Kunker DPRD Lampung Utara

Posting Terkait