Lampung Potensi Gagal Terapkan PPDB Jalur Zonasi

Ngimron Rosadi /Foto: Josua

BANDARLAMPUNG – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA yang menggunakan jalur zonasi di Lampung terhambat data kependudukan siswa. Hal ini berpotensi gagalnya penerapan sistem  tersebut.

PPDB tingkat SMA khususnya di SMA Negeri 15 Bandarlampung menemui banyak kendala terkait data kependudukan siswa.

PPDB jalur zonasi wajib menyertakan berkas fotokopi kartu keluarga untuk mengetahui titik terdekat sekolah dengan alamat tempat tinggal.

Baca Juga:  Disdikbud Lampung Wanti-wanti Soal Mapping Zonasi PPDB

Sesuai petunjuk teknis atau juknis yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, kartu keluarga yang dimiliki siswa minimal satu tahun berjalan sejak 19 Juni 2018.

Bahkan pembaruan kartu keluarga yang baru juga tidak disertai dengan adanya bukti fotokopi kartu keluarga lama.

“Hal ini menyebabkan pihak sekolah tidak dapat mengakomodasi siswa siswi yang berada di sekitar sekolah,” kata Ngimron Rosadi, Kepala SMAN 15 Bandarlampung. (JO)

Baca Juga:  DPRD Dukung Gubernur Soal PPDB

 

PPDB SMA Negeri 15 Bandarlampung Zonasi

Posting Terkait