Lampung Potensial Jadi Lumbung Udang Nasional

ist

BANDARLAMPUNG—Provinsi Lampung ditargetkan menjadi lumbung udang nasional karena memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penghasil udang terbesar di Indonesia. Apalagi udang hasil produksi Lampung sudah banyak menembus pasar ekspor.

Menurut Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Industri Maritim dan Peternakan (IPMP) Muhammad Nadjikh, Provinsi Lampung sudah lama dikenal sebagai salah satu sentra produksi udang Indonesia. Dua perusahaan raksasa dalam budidaya udang, yakni PT Dipasena Citra Darmaja (16000 Ha) dan PT Central Proteina Prima (17.400 Ha) berdiri dan beroperasi di daerah Tulang Bawang dan Lampung Timur.

Selain itu, ratusan pengusaha tambak intensif prestasi di wilayah pesisir Lampung Selatan, Lampung Barat bahkan sampai di perbatasan Provinsi Bengkulu. Ribuan petambak semi intensif prestasi dan tradisional berbudidaya tambak udang di sepanjang pesisir Lampung Timur dan Lampung Selatan.

“Faktor inilah yang kemudian menjadikan Lampung dipilih sebagai pusat lokasi diadakannya Proyek Strategi Lumbung Udang Nasional,” kata Nadjikh dalam Rapat Koordinasi Budidaya Udang Nasional tahun 2018 dengan pembahasan Pengembangan Infrastruktur dan Kepastian Hukum, Komite Ekonomi dan Industri (KEIN) di Sheraton Hotel Lampung, Selasa (17/4).

Dia menjelaskan, diadakannya rakor tersebut untuk membangun dan mewujudkan koordinasi lintas lembaga untuk mendukung Lampung sebagai lumbung udang nasional untuk meningkatkan ekspor perikanan Indonesia dan merumuskan formulasi model kebijakan yang terintegrasi dalam mengatasi permasalahan infrastruktur dan kepastian hukum serta perizinan usaha.

Sebelumnya Indonesia menempati peringkat kedua Top Five Shrimp Exporters. Namun kini menjadi peringkat keempat dibawah India, Vietnam dan Ecuador. Hal ini mendorong pemerintah kembali menjadikan Indonesia sebagai pengekspor udang.

Besarnya potensi dan pengaruh kontribusi ekspor udang terhadap perekonomian nasional, disikapi sangat serius oleh Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) melalui kelompok kerja industri perikanan, maritim, dan peternakan (IPMP). Untuk itu, Pokja IPMP melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung sebagai representasi wilayah budidaya udang nasional. Lampung dinilai memberikan kontribusi besar terhadap suplai udang nasional.

Pjs. Gubernur Lampung yang diwakili Plt. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Taufik Hidayat mengatakan, optimistis Lampung akan kembali mengangkat sektor kelautan dan perikanan khususnya budidaya udang.

Adapun zona yang ditetapkan sebagai budidaya laut mencakup Pesawaran, Lampung Selatan, Tanggamus, Bandarlampung dan Lampung Timur.

“Kedepan diharapkan mampu memberikan kontribusi pada peningkatan pendapatan per kapita masyarakat Provinsi Lampung. Pemprov akan terus mendorong produksi udang Lampung agar mampu menyumbang 40 persen dari produksi nasional,” jelasnya.(*)

Lampung Lumbung Udang Nasional Produksi Udang Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan