Lamtim, Lamsel dan Lamteng Darurat Stunting

YKWS saat melakukan deklarasi melawan stunting, di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Jumat (29/3). soal Stunting (Foto Rikman)

Tiga kabupaten di Lampung, masuk 100 kabupaten yang menjadi pioritas nasional dalam kasus stunting atau gizi buruk. Yakni Lampung Timur, Lampung Selatan dan Lampung Tengah, mencapai 28% , padahal seharusnya hanya pada kisaran 20%.

Baca Juga:  Pemprov ajak Kabupaten/Kota Atasi Masalah Stunting

Dari banyak kasus tersebut membuat instansi yang tergabung dalam gerakan NGO Indonesia Peduli Stunting (Genting), melakukan deklarasi melawan stunting, di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Jumat (29/3).

Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Febrilia Ekawati, mengatakan, kasus stunting tidak hanya di kabupaten saja. Namun di Kota Bandar Lampung, khususnya dibagian pesisir juga memiliki potensi yang sama.

Baca Juga:  Wakil Presiden Tinjau Penanganan Stunting

Stunting bukan hanya masalah, tapi menyeluruh khususnya lingkungan,” kata Febrilia.

Sementara itu, Habi, salah satu perwakilan dari Mitra Bentala, menyebut, dari data WHO, batas daerah terkait kasus tersebut maksimumnya 20%.

“Lampung lebih dari itu, sehingga perlu perhatian khusus agar dapat menurunkan kasus stunting ini,” tegas Habi.

Diketahui, penyebab kasus stunting adalah masalah sanitasi, pelayanan kesehatan, tingkat pendidikan orang tua, hingga pola asuh dan kesejahteraan.(RM)

Baca Juga:  Peneliti UI Buktikan Anak Perokok Berisiko Alami Stunting

Darurat Stunting Stunting

Posting Terkait