LBH Dampingi Warga Pahoman Laporkan Dugaan Pemotongan Insentif

Josua | Fajar Sumatera

BANDARLAMPUNG – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung dampingi warga Pahoman laporkan dugaan pemotongan insentif akseptor keluarga berencana ke Polresta Bandarlampung, Kamis (24/10).

Potongan itu yang meliputi insentif sub BKB, Poskeskel dan Posyandu yang bersumber dari APBD Kota Bandarlampung dengan nilai pemotongan mencapai Rp10 juta rupiah.

LBH Bandarlampung menilai penyaluran insentif yang bersumber dari APBD seharusnya mendapatkan pengawasan.

Baca Juga:  Lurah Pahoman Diduga Angkat RT Sepihak

Bahkan LBH Bandarlampung juga mengadukan adanya dugaan pelanggaran administrasi ke Ombudsman Perwakilan Lampung.

Pada sisi lain, Ombudsman Lampung juga menjadwalkan pemanggilan kepada stakeholder yang telah dilaporkan LBH untuk mendalami dugaan maladministrasi.

Berdasarkan hasil koordinasi bersama Polresta Bandarlampung, pihak terlapor Lurah Pahoman Teguh Jayadi dan salah satu kader sub BKB Yeni Bastian sudah menjalani pemeriksaan sehari sebelumnya.

Baca Juga:  Warga Pahoman Adukan Pemotongan Insentif ke LBH

Enam warga Pahoman yang mengadukan dugaan tindak pidana korupsi itu langsung menjalani pemeriksaan di Unit Tipikor Polresta Bandarlampung.

Sebelumnya mereka berjalan kaki sejauh sekitar 2 kilometer dari kediamannya masing-masing ke Polresta Bandarlampung.(JO)

LBH Bandar Lampung Lurah Pahoman Pemotongan Insentif

Posting Terkait