Limbah PT PGE Lumut Balai Diduga Cemari Sungai

Limbah PT PGE Lumut Balai Diduga Cemari Sungai

Air Sungai Ogan Mengalami Perubahan Warna di Desa Kelumpang dan Ulak Lebar akibat limbah diduga berasal dari PT PGE Lumut Balai. Foto: Ariyan/Fajarsumatera.co.id

OKU – AIR Sungai Ogan yang mengalir di Desa Kelumpang dan Desa Ulak Lebar Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan mengalami perubahan warna, cokelat pekat.

Padahal, air sungai itu sebelumnya  berwarna hijau kebiruan dan jernih.

Diduga, sungai tersebut sudah tercemar limbah dari sebuah perusahaan yang berada wilayah perbatasan Kabupaten OKU dengan Kabupaten Muara Enim.

Pantauan Harian Fajar Sumatera, Jumat (27/4/2018), jika limbah cair berwarna cokelat pekat tersebut diduga dialirkan dengan sengaja oleh pihak perusahaan yang ada didaerah itu.

Menurut keterangan Yanto salah satu warga mengatakan, bahwa proses pembuangan limbah telah berlangsung sejak lama dan limbah itu berasal dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lumut Balai.

Akibatnya, kata dia, air sungai berubah warna sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan.

“Sedangkan di daerah ini hampir seluruh warga menggunakan air sungai itu untuk keperluan mandi, mencuci, bahkan untuk memasak. Namun setelah airnya mengalami perubahan warna kami jadi khawatir,” katanya.

Sementara itu, sampai berita ini ditayangkan belum ada pihak PT PGE Lumut Balai maupun instansi terkait yang bisa dikonfirmasi mengenai limbah yang mencemari Sungai Ogan itu. (Yan)

742 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

PT PGE Lumut Balai

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan