Liwa Fair 2018 Resmi Ditutup, Total Pengunjung Mencapai 78.623 Orang

LAMPUNG BARAT – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menutup secara resmi Liwa Fair Kabupaten Lampung Barat Tahun 2018 di Panggung Utama Liwa Fair Islamic Center Kawasan Sekuting Terpadu Kecamatan Balik Bukit, Sabtu (23/09) malam.

Penutupan dihadiri oleh Wakil Bupati Lambar Drs. Mad Hasnurin, Sekdakab Lambar Akmal Abdul Nasir SH, Dandim 0422/LB Letkol Kav Adri Nurcahyo, S,T, M.si., Kapolres Lambar AKBP Tri Suhartanto S.Ik, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD Lambar, Ketua Penggerak PKK Lambar, Ketua Persit Kodim 0422/LB serta Ketua Dharma Wanita.

Dalam sambutanya Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam aktivitas penyelenggaraan Liwa fair 2018 dalam rangka HUT ke-27 kabupaten lampung barat ini mulai dari persiapan sampai dengan penutupan pada malam hari ini.

Masyarakat juga menyambut baik acara ini sebagai media informasi dan komunikasi serta edukasi tetang hasil-hasil pembangunan daerah. Selain itu masyarakat juga memperoleh manfaat lain berupa fasilitas layanan publik, sarana hiburan bersifat massal dengan banyak variasi yang memeriahkan pelaksanaan Liwa Fair tahun 2018 ini.

Baca Juga:  Parosil Mabsus: Liwa Fair 2018 Ajang Promosi Pembangunan dan Pariwisata Lambar

Berbagai saran dan masukan yang diperoleh dari masyarakat selama berlangsungnya liwa fair tahun 2018 ini merupakan umpan balik yang berharga tentang kondisi riil masyarakat, sehingga menjadi input untuk merencanakan tahapan pembangunan berikutnya.

Penyelenggaraan Liwa Fair tahun 2018 dalam rangka mempromosikan hasil-hasil pembangunan kabupaten lampung barat baik yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan serta menampilkan pameran dagang multi produk, temu bisnis yang diikuti oleh berbagai perusahaan dari kalangan dunia usaha baik yang berasal dari daerah lampung barat maupun dari luar daerah lampung barat.

”Bagi masyarakat warga lampung barat yang telah berkesempatan menyaksikan liwa fair tahun 2018 ini, saya menghimbau untuk meneruskan informasi keberhasilan pembangunan kepada warga masyarakat lainnya, sehingga dapat menumbuhkembangkan rasa kebanggaan sebagai warga lampung barat.  mari kita saling bahu membahu untuk membangun lampung barat kedepan”, tutupnya.

Baca Juga:  Parosil Pimpin Rapat Persiapan Liwa Fair 2018

Sementara itu dalam laporannya ketua panitia Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir.Nata Djudin Amran menyampaikan bahwa perhelatan Liwa Fair 2018 telah diikuti oleh 48 stand yang terdiri dari stand kecamatan, stand badan atau dinas instansi, stand organisasi pemuda dan organisasi wanita, stand BUMD Dan perbankan, stand instansi vertikal, stand perusahaan otomotif, stand UKM dan 1 unit wahana bermain.

Untuk diketahui, Liwa Fair ini di laksanakan selama 7 hari dari tanggal 15 September sampai dengan 22 September 2018 dengan kegiatan pendukung yaitu jalan sehat bersama bupati, sepeda santai, festival bonsai, pergelaran musik band, lomba foto kreatif, lomba lampu penjor, lomba mobil hias, lomba juru promosi pameran, lomba solo song ASN, Lomba fashion show, pagelaran musik band, lomba mewarnai dan baca puisi, lomba paduan suara PKK lomba butetah, lomba nyambai, lomba busana daerah. Lampung tingkat paud dan umum dan lomba festival kuda lumping serta semalam bersama sanggar setiwang”, paparnya.

Baca Juga:  Disporapar Lambar Gelar Jalan Sehat

Selanjutnya, selama tujuh hari perhelatan pameran mulai sore sampai malam dengan jumlah kunjungan mencapai 78.623 orang dan nilai perputaran uang mencapai Rp. 2.115.012.000. Hal ini telah terjadi peningkatan lebih dibandingkan tahun sebelum nya dimana jumlah kunjungan di tahun sebelumnya mencapai 53.640 orang dengan nilai perputaran uang mencapai 1 milyar rupiah.

“Nilai tersebut didapat dari berbagai jenis usaha termasuk OPD, otomotif  yang berhasil menjual 10 unit kendaraan roda 2 dan 8 unit kendaraan roda 4 yang menepati stand serta UKM dari berbagai jenis bidang usaha seperti transaksi rumah makan, hotel dan parkir”, bebernya.

Ada dua kegiatan yang cukup meriah dan tingkat kehadiran masyarakat cukup tinggi di luar perkiraan yaitu satu malam bersama sanggar setiwang dan lomba nyambai serta butetah.

“Terima kasih kepada seluruh pendukung dari Bupati Lambar, anggota Forkompinda, serta semua jajaran panitia dan semua pihak yang telah berpartisipasi mulai dari tahap perencanaan sampai kepada pihak event organizer PT. Global futurindo”, pungkasnya. (Fb)

Liwa Fair 2018

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan