LSAKA Gelar Diskusi Publik

BANDARLAMPUNG,- Dalam rangka menyambut perhelatan pilkada dan pilgub 2018 mendatang, Lembaga Studi Advokasi Kebijakan (LSAKA) akan menggelar  diskusi Publik bertema “Politik Transaksional dan Pengaruh Intervensi Korporasi dalam Pemilihan Gubernur Lampung 2018 mendatang.

Diskusi publik ini rencananya  akan dilaksanakan pada Kamis (19/10), Pukul 14.00 WIB di Woodstair Cafe, Jl. Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.

Ketua pelaksana kegiatan, Funky Rulita,
mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan sarana untuk mengkaji secara komprehensif terkait permasalahan yang  kerap muncul di proses Demokrasi, yakni terkait adanya Politik Transaksional dan Intervensi Korporasi.

” Bukan hal yang tidak mungkin praktik demikian akan mewarnai Pemilihan Gubernur Lampung 2018 yang merupakan
momen menentukan dalam proses kemajuan sebuah daerah kedepannya,” Kata Rulita, Rabu (18/7).

Realitas objektif saat ini  dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) seringkali menjadi lahan bertumbuhnya politik transaksional yang wujudnya sudah menjadi rahasia umum.

Misalnya saja,  adanya money politik, sembako kepada konstituen, pembagian kekuasaan di lingkaran elit politik, obral janji jatah proyek pemerintah, bahkan adanya dugaan deal-dealan dalam upaya melanggengkan kerajaan bisnis bagi korporasi yang mengongkosi biaya kampanye peserta pemilu jagoannya.

” efek domino dari politik transaksional dalam Pilkada adalah bentuk penyandraan demokrasi oleh korporasi. Karena, Korporasi menuntut kandidat yang berhasil meraih kursi kekuasaan untuk mengembalikan modal selama kampanye dan kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan pilkada,” ucapnya.

“Akhirnya, tidak ada pilihan lain dari penguasa selain memanipulasi Demokrasi dengan mengesampingkan prinsip-prinsip pokok demokrasi, keputusan-keputusan politik dan ekonomi diarahkan kepada kepentingan bisnis korporasi,” ucapnya.

Untuk diketahui, Dalam acara diskusi publik tersebut rencananya akan dihadiri oleh beberapa pembicara, yakni Pengamat Politik Unila, Dedi Hermawan, Yusdianto selaku pengamat politik dan hukum unila, KPU Provinsi Lampung dan BAWASLU Provinsi Lampung.

Selain itu, pihaknya juga turut mengundang  seluruh Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa, Organisasi Masyarakat, rekan-rekan NGO, Jurnalis, Pejabat Pemerintahan dan DPW Partai Politik Se-Lampung untuk turut hadir sebagai audiens. (TM)

LSAKA

Posting Terkait