Mad Hasnurin : BID Untuk Kemandirian Pekon

Foto: Febri Andrian

LIWA – Pemerintah (Pemkab) Lampung Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) menggelar Bursa Inovasi Desa dengan tema “Inovasi sebagai upaya percepatan menuju pekon mandiri dan hebat”

Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Lampung Barat Drs. H. Mad Hasnurin di GSG Natamaghga, Kamis (9/5), dihadiri Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Wasisno Sembiring, SE, Kepala OPD, Camat, Peratin, LHP dan peserta Bursa Inovasi Desa.

Dalam sambutannya Wabup Mad Hasnurin mengatakan, Inovasi untuk kemandirian pekon (desa) yang ada di Lampung Barat dapat diwujudkan bersama-sama, karena program inovasi desa merupakan salah satu upaya Kementerian Desa PDTT RI dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa melalui pemanfaatan dana desa secara lebih berkualitas dan strategis baik dalam bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan SDM, pelayanan sosial dasar, maupun infrastruktur desa.

Baca Juga:  Lampung Barat Raih Penghargaan WTP

“Salah satu kegiatan program inovasi desa adalah Bursa Inovasi Desa (BID) yang diharapkan mampu memicu munculnya inovasi serta dapat menjambatani sumber daya lokal dengan pemanfaatan dana desa yang lebih efektif sehinga lebih berkomitmen membangun pekon dan pertukaran pengetahuan secara partisipasif. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan kepada pekon agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana,” kata Mad Hasnurin.

Baca Juga:  Pemkab Lambar-USAID Rencanakan Kerjasama Pemberdayaan Masyarakat

Untuk itu, program inovasi desa diharapkan dapat menjawab kebutuhan desa terhadap layanan teknis yang berkualitas dan dapat merangsang munculnya inovasi dalam praktik pembangunan serta memunculkan solusi inovatif untuk menggunakan dana desa secara tepat dan efektif.

“Pemerintah pekon tidak perlu khawatir dalam melaksanakan inovasi pembangunan di pekon, selama tidak bertentangan dan sesuai dengan potensi pekon masing-masing. Pemanfaatan wadah musyawarah pekon sebagai ajang penyampaian aspirasi janganlah dibatasi pada kebiasaan rutin, beri peluang masuknya ide komitmen berbagai elemen masyarakat yang ada di pekon serta lakukan koordinasi secara baik dan bijak dalam mengembangkan ekonomi masyarakat pekon,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pemkab Lambar Gelar Rakorda Bidang Koperasi

Sementara itu, Ketua Tim Inovasi Desa Lambar Yudha Setiawan, S. Ip menjelaskan, Bursa Inovasi desa merupakan media pembelajaran pemberian inovasi pembangunan desa yang bertujuan untuk mendeskripsikan informasi pokok inovasi desa serta menginformasikan rencana kegiatan inovasi masyarakat yang berkembang di pekon dalam membangun pekon serat menjaring Ide dan inovasi sebagai rencana pembangunan pekon tahun 2020. (FB)

Bursa Inovasi Desa Pemkab Lambar Wakil Bupati Lambar Mad Hasnurin

Posting Terkait