Mahasiswa Blokir Jalan Menuju Kantor Gubernur Lampung

Bam | Fajar Sumatera

BANDARLAMPUNG – Ratusan mahasiswa menggelar aksi memblokir jalan di depan komplek Perkantoran Gubernur Lampung, Senin (4/11).

Massa aksi yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus, kecewa karena kehadiran mereka ditolak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Aksi dorong dorongan berlangsung saat mahasiswa memaksa masuk dan dihadang aparat kepolisian dan Satpol PP.

Baca Juga:  The Asia Competitiveness Institute: Daya Saing Lampung Naik dari 25 ke 14 Nasional

Kecewa tidak diizinkan masuk, mahasiswa bergerak memblokir jalan dan melakukan aksi bakar ban tepat di gerbang masuk komplek perkantoran gubernuran.

Massa aksi menuntut presiden serius menangani kebakaran hutan dan lahan serta menindak tegas korporasi pelaku pembakaran.

Massa juga menuntut keadilan atas meninggalnya mahasiswa saat demo aksi nasional 22 – 23 September lalu.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Bangun 10 Jembatan

Dan menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang mulai diberlakukan tahun depan.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, yang menemui aksi massa ditolak oleh mahasiswa.

Fahrizal Darminto menyampaikan gubernur dan wakil gubernur saat ini sedang dinas luar.

Mahasiswa tidak menerima pernyataan sekda dan tetap menuntut bertemu dengan Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim atau Nunik.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Siap Terapkan E-Government Pelayanan Publik

Aksi massa masih berlangsung hingga pukul 17. 20 sore tadi, aksi ini merupakan yang kali kedua setelah 28 Oktober lalu gagal bertemu Gubernur Arinal Djunaidi.(JO)

Gubernur Lampung Mahasiswa

Posting Terkait