Mahe Dukung Presiden Jokowi Soal Langkah Extraordinary Kendalikan Covid-19

Mahendra Utama

Bandar Lampung – Presiden Jokowi menegaskan bahwa langkah luar biasa atau extraordinary harus diambil jika ingin Indonesia bisa segera mengendalikan wabah Covid-19.

“Kalau minta Perpu lagi, saya buatin perlu, kalau yang ada belum cukup. Asal untuk rakyat asal untuk negara, Saya pertaruhkan reputasi politik saya,” kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 18 Juni 2020, di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Jokowi berjanji mendukung apapun langkah para menteri yang serius menghentikan penyebaran virus Corona. Namun, dia menilai tak ada progres signifikan yang dibuat oleh kabinetnya dalam menangani pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Targetkan BPN Terbitkan 7 Juta Sertifikat Tanah Pada 2018

Ungkapan itu dilontarkan Jokowi dalam sidang kabinet yang diunggah oleh akun Youtube Sekretariat Presiden, Minggu, 28 Juni 2020. Kegiatan tersebut sedianya berlangsung pada 18 Juni 2020 lalu.

Jokowi mengatakan, usaha mikro, usaha kecil, menengah, usaha besar, perbankan, dan segala yang terkait ekonomi harus diprioritaskan agar tak ada PHK. Jokowi menegaskan langkah yang diambil harus signifikan.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: Indonesia Menjadi Rujukan Sejumlah Negara

“Hanya gara-gara urusan peraturan, urusan peraturan. Ini extraordinary. Saya harus ngomong apa adanya. Nggak ada progres yang signifikan. Nggak ada,” kata Jokowi.

Eksponen ’98 asal Provinsi Lampung Mahendra Utama menilai ucapan Presiden sudah sangat sesuai dalam rangka merespons wabah Covid-19.

“Sangat mendukung perintah Presiden Jokowi dalam segala langkah extraordinary menghadapi krisis ini,” ucap Mahe, panggilan akrabnya saat berbincang di deARTe Cafe, Jalan Singosari, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung.

Baca Juga:  Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Terima Gelar Adat Komering

Tujuan ucapan Presiden dinilai Mahe hanya semata-mata untuk memulihkan perekonomian rakyat. Tak heran jika kemudian Presiden, lanjut Mahe, bernada tinggi saat menyampaikan bagaimana pandangan yang seharusnya dilakukan sejumlah kementerian.

“Semua harus berubah dalam kerja untuk memulihkan perekonomian, tak perlu lama untuk membelanjakan anggraran kementerian supaya dapat menggerakan perekonomian rakyat,” jelas dia sambil menyeduh jus orange-nya. (Ricardo Hutabarat)

Covid-19 Mahendra Utama Presiden Jokowi

Posting Terkait