Mantan Asisten Gubernur Fisip Unila Soroti Kematian Aga

Istimewa

BANDARLAMPUNG, Meninggalnya mahasiswa sosiologi Universitas Lampung menjadi sorotan publik saat ini.

Hal ini tak terlepas dari penyebab meninggalnya Aga seorang mahasiswa sosiologi tersebut.

Korban menghembuskan nafas terakhirnya ketika diantarkan menuju rumah sakit saat mengikuti kegiatan Diksar yang diselenggarakan oleh UKM-F Cakrawala Fisip Unila.

Kejadian ini tentunya mengundang banyak mata untuk menyorotinya, tak terkecuali Wisnu seorang aktivis Fisip Unila yang pernah menjabat sebagai asisten Gubernur Fisip 2017-18.

Dijumpai saat menyampaikan aspirasinya di Fisip Wisnu mengatakan, melihat kejadian di Fisip Unila saat ini sudah selayaknya menjadi pembelajaran bagi seluruh elemen mahasiswa terkhusus di lingkup Universitas Lampung.

“Meninggalnya Aga dalam proses pelatihan dasar terdapat kekeliruan yang terlihat jelas. Hal ini dikarenakan banyak pembelaan dari pihak penyelenggara dan pihak birokrat khususnya wakil dekan bidang mahasiswa dan alumni Fisip Unila,” ujar Wisnu.

Dia menambahkan, bahwa ketika menjadi bagian struktur lembaga kemahasiswaan yang ia memahami bagaimana sistem perizinan mengenai kegiatan kemahasiswaan.

“Bentuk perizinan diberikan dalam proposal kegiatan yang dibuat oleh lembaga kemahsiswaan yang didalamnya sudah secara langsung diketahui dan ditandatangi oleh pihak dekanat untuk memberikan perizinan tersebut. Sehingga terjadi sebuah kejanggalan dalam peraturan administrasi ketika dekan menyatakan akan memeriksa berkas perizinan kegiatan mahasiswa,” kata Wisnu

Melihat dari statement wakil dekan yang bersangkutan bahwasanya pihaknya akan memeriksa kebenaran perizinan dalam bentuk tulisan.

Wisnu menanggapinya sebagai suatu hal yang tak akuntabel dan terkesan mencari aman.

“Maka dari itu harapanya para penyidik kasus kemanusiaan yang menelan korban jiwa harus bertindak tegas kepada pihak yg seharusnya memiliki kewenangan dikampus untuk mengawal kegiatan. Tak terkecuali yaitu pihak dekanat fisip unila yang dilihat lalai dalam memberi pengawalan dan tindakan”, ungkap Wisnu.(*)

Posting Terkait