Mantan Kadis Kesehatan Pesibar Divonis 1 Tahun Penjara

Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Seorang mantan Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat (Pesibar), Bambang Purwanto, terbukti telah melakukan korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun anggaran 2017, yang merugikan keuangan negara sebesar Rp300 juta lebih. Hakim pun memberikan vonis penjara kepadanya selama 1 tahun.

Bambang Purwanto, sebelumnya didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi atas dana BOK untuk 9 puskesmas di kecamatan yang ada di Pesibar, pada tahun anggaran 2017 lalu.

“Memberikan putusan pidana penjara kepada Bambang Purwanto, dengan pidana penjara selama 1 tahun dan dengan diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp50 juta dengan subsidair denda yaitu penjara selama 3 bulan,” kata Hakim Ketua Syamsudin, dalam persidangan, Senin (6/1).

Pada sidang sebelumnya, mantan kadis ini dituntut oleh jaksa untuk dihukum penjara selama 18 bulan, dan membayar denda sebesar Rp50 juta, dengan subsidair denda yaitu penjara selama 3 bulan. Serta membayar uang pengganti kerugian negara sebanyak Rp387.604.000.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan oleh jaksa pada sidang sebelumnya, pria 60 tahun ini terbukti tidak merealisasikan penuh anggaran yang diperuntukkan untuk operasional kesehatan puskesmas sebanyak 30 persen, yang ia gunakan untuk kepentingan pribadi.

Pencairan dana BOK tersebut, sebenarnya telah terlaksana baik dalam 2 tahap. Namun, pada saat pencairan di tahap 3, dana yang diserahkan ke puskesmas hanya mencapai 70 persen dan sisanya disimpan oleh terdakwa, yang sebagian uang tersebut dikatakan olehnya diberikan ke LSM setempat.

Oleh majelis hakim, terdakwa Bambang Purwanto, dikenakan pasal subsidair dengan pasal 18 UU RI 31 Tahun 1999, yang telah diubah dengan UU RI No 20 tahun 2001, tentang perubahan UU RI No 31 tahun 1999, tentang tindak pidana korupsi.(TN)

Kadis Kesehatan Pesibar Korupsi BOK

Posting Terkait