Mantan Kalapas Kalianda Terancam 12 Tahun Penjara

Ilustrasi Persidangan. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Perkara narkotika yang melibatkan seorang kepala lembaga pemasyarakatan, akhirnya digelar di pengadilan tinggi kelas 1a Tanjung karang, dengan agenda sidang kali ini adalah pembacaan dakwaan terhadap tedakwa Muchlis Adjie.

Muchlis Adjie, seorang  kepala lembaga pemasyarakatan kelas 2 Kalianda, yang tidak mengerti akan amanah di dalam jabatan yang diembannya, akhirnya harus duduk di kursi pesakitan, di pengadilan negeri kelas 1a Tanjung karang, Bandar lampung.

Terdakwa sendiri meraup keuntungan dari posisinya sebagai seorang kepala Lapas, yang  berharap bisa kaya raya dengan mem-fasilitasi Marzuli, seorang narapidana narkotika, yang mengendalikan peredaran barang dagangannya berupa narkotika jenis sabu, dari dalam sel tahanan.

Pria berkumis ini membebaskan Marzuli untuk menerima tamu setiap saat tanpa batasan waktu, melenggangkan pemakaian handphone untuk  mengatur transaksi narkoba dari balik lapas, dengan imbalan uang yang ditransfer langsung ke rekening tabungan miliknya, plus sejumlah barang – barang mewah lainnya.

Mantan Kalapas ini didakwa dengan pidana sesuai dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 1, Junto pasal 132 ayat 1 undang – undang RI nomor 35 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara.

Sidang lanjutan akan digelar Minggu depan dengan agenda pembacaan eksepsi, atau bantahan terdakwa atas dakwaan yang telah dibacakan oleh jaksa penuntut umum. (*)

Mantan Kalapas Kalianda

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan