Mantan Wakil Ketua DPRD Keciduk Saat Nyabu

Tommy Saputra | Fajar Sumatera

BANDAR LAMPUNG – Mantan wakil ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Khairul Bakti, ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, akibat kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu-sabu, pada Jumat (13/9) sekira pukul 01.30 Wib, di  Perumahan Gunung Madu, Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang.

Selain mengamankan barang bukti barang bukti, 2 paket dan 2 unit alat hisap sabu yang terbuat dari kemasan air mineral gelas, 5 unit handphone android serta satu pucuk senjata api jenis FN kaliber 32 lengkap dengan amunisi sebanyak 22 butir. Turut pula diamankan seorang wanita berinisial DAP (27) juga empat orang lainnya berinisial RW (34), RM (25), AM (29), DPA (35).

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, saat dikonfirmasi membenarkan ihwal penangkapan mantan anggota legislative tersebut.

“Iya, Khairul Bakti bersama rekan yang lainnya ditangkap. Itu informasi yang saya dapat dari Wadirresnarkoba Polda Lampung AKBP Wika,” ujar Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Jumat (13/9).

Dari sejumlah sumber yang mengetahui kejadian ini menyatakan, sempat terjadi aksi pengilangan alat bukti, dengan membuang barang haram itu ke toilet. Pasalnya, beredar sumber dia (Khairul) punya “mta dan kuping” di Kepolisian.

“Dia berhasil kami tangkap meski punya orang dalam. Mungkin informasi dari orang dalam Khairul ini telat,” tegasnya.

Untuk memastikan keterangan yang disampaikannya, dia membocorkan informasi menarik. “Ada percakapan antara si Khairul dengan si “orang dalam” melalui handphone. Itu terlacak sama petugas,” jelasnya.

Kegesitan Khairul untuk membuang barang bukti ini, juga didukung oleh tindakan para petugas satpam yang menjaga di perumahan tersebut.

“Anggota yang menangkap sempat tertahan di pintu masuk. Karena ada satpam yang menahan anggota. Waktu itu dipakai Khairul untuk buang barang bukti.

Ia menaruh khawatir terhadap “orang dalam” ini. Karena, Khairul pernah ditarget oleh petugas, tapi lolos.

“Mungkin “orang dalam” itu juga yang bocorkan operasi dari teman-teman yang tugas di lapangan Pernah mau ditangkap, eh malah kabur duluan,” ungkapnya

Temuan barang bukti senjata api, diutarakan sumber ini, didapat petugas di dalam pot bunga yang ada di lokasi kejadian.

“Untuk surat-surat kepemilikan senjata nggak jelas,” tukas dia.(TS)

Mantan Wakil Ketua DPRD bandar lampungNyabu

Posting Terkait