Masyarakat Sukaraja Keluhkan Pembangunan Talud

Pembangunan Talud penahan jalan membuat masyarakat Pekon Sukaraja, Kecamatan Semaka, Tanggamus mengeluh karena tidak sesuai dengan material yang sudah ditentukan oleh tenaga ahli pembangunan.

Menurut trias andika salah satu warga dan sekaligus tokoh pemuda melihat secara langsung pelaksanan pembangunan pembuatan talud sepanjang 600 meter. penahan jalan di pekon Sukaraja,bahkan dirinya langsung membuat dokumentasi berupa rekaman video.”

Lanjutnya, Dekumentasii rekaman Video yang dibuat dengan durasi cukup panjang tersebut, berisi tentang pelaksanaan pembangunan terkesan asal jadi. Bahkan sangat mudah hancur, Terang pemuda 23 tahun.

Masih menurut, Andika menambahkan pembangunan talud ini juga menggunakan batu bulat bukan batu belah “setahu saya kalau buat talud” harus pake batu belah,”kalau melihat pembangunan di daerah lain” ungkapnya.

Bahkan Dia mengaku sangat kecewa kalau dana yang begitu besar ini,” dari Pemerintah pusat. hanya di jadikan ajang mainan,” dana  ini bukan menggunakan dana pribadi, tapi dari uang seluruh rakyat indonesia.tegas mahasiswa yang masih kuliah, smester tiga paska sarjana di UIN Bandar Lampung ini.

Saya berharap kepada penegak hukum Di kabupaten Tanggamus khususnya agar permasalahan ini segera di tindak lanjuti, supaya para koruptor di tindak tegas. Tutupnya.

Sementara kepala Pekon Sukaraja ketika dimintai konfirmasi melalui via telpon,dia menjawab,nanti ya pak saya masih di jalan setelah beberapa waktu kembali dihubungi kembali telpon tidak di angkat,hingga berita ini di turunkan belum juga ada jawaban dari kepala pekon. (SB/CD)

Pembangunan Talud

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan