Mendagri Minta Sektor Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan Dikelola dengan Hati-Hati

Mendagri Minta Sektor Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan Dikelola dengan Hati-Hati

Mendagri Tjahjo Kumolo saat penandatanganan pakta integritas komitmen rencana aksi pemberantasan korupsi Provinsi Lampung di Balai Keratun Lantai III, Rabu (11/4/2018). Foto: Tommy S/Fajarsumatera.co.id

BANDAR LAMPUNG – MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tjahjo Kumolo, mengingatkan agar pemerintah provinsi, kabupaten/kota se-Lampung. Untuk berhati-hati dalam mengelola anggaran infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Menurut Tjahjo, ketiga sektor ini jika salah dalam pengelolaannya hingga disembunyikan bagaimanapun juga, suatu saat akan terbongkar.

“Pejabat yang mengelola haruslah bersabar. Bebannya dunia dan akhirat loh masalah ini,” kata Mendagri Tjahjo, dalam penandatanganan pakta integritas komitmen rencana aksi pemberantasan korupsi di Balai Keratun, Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu (11/4).

Kata Tjahjo, pemerintah jangan malu untuk memaksimalkan dan mengimplementasikan e-Planning dan e-Budgeting.

“Nanti dokumen perencanaan akan tepat pada target sasaran. Contohlah daerah lain yang sudah menerapkan sistem ini,” tukasnya.

Tjahjo juga mengaharapkan, semua pihak memahami area-area rawan korupsi, seperti perencanaan anggaran, hibah dan bantuan sosial (bansos), retribusi pajak, hingga mekanisme pengadaan barang dan jasa.

“Dari data yang ada, 357 pejabat negara tertangkap KPK karena terindikasi terlibat korupsi. 98 di antaranya adalah kepala daerah. Jadi jangan malu, sabar, dan patuh dalam bekerja,” tandasnya. (ZN)

Mendagri Tjahjo Kumolo

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan