Mengapa Jaksa Yakin PT Topcars Indonesia Sengaja Dimenangkan & Perusahaan Mana Saja yang Ikut Lelang?

Mengapa Jaksa Yakin PT Topcars Indonesia Sengaja Dimenangkan & Perusahaan Mana Saja yang Ikut Lelang?

Logo PT Topcars Indonesia. Sumber akun facebook PT Topcars Indonesia.

Fajar Sumatera – Kejaksaan Tinggi Lampung menduga ada indikasi persekongkolan bahkan niat mengarahkan satu perusahaan untuk memenangkan lelang pengadaan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati di DP2KAD Lampung Timur Tahun Anggaran 2016.

Berangkat dari situ, penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Kepala Bidang Aset DP2KAD Lampung Timur Suherni; Ketua Pokja ULP Dadan Darmansyah; dan Aditya Karjanto selaku rekanan dari PT Topcars Indonesia.

Ketiganya diduga melanggar ketentuan hukum yang tertuang dalam Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dan Pasal 3 juncto Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Di balik penetapan tersangka itu, penyidik juga menyatakan ada kerugian negara yang timbul dari pengadaan tersebut. Nilainya sebesar Rp680 juta lebih. Nominal itu didapat berdasarkan hasil supervisi KPK berikut dengan pernyataan ahli dari akuntan publik yang ditunjuk KPK.

Baca Juga:  Akbar Tanjung: KPK Punya Bukti Kuat, Sulit Bagi Setnov Untuk Lolos Dari Jerat Hukum

Diketahui BPK Perwakilan Lampung sempat ikut dalam melakukan audit khusus. Hasil dari investigasi itu menyatakan tidak ada kerugian negara.

Perusahaan yang Ikut Lelang: Penyedia Traktor, Meubeler dan Alkes

Sedikitnya ada 15 perusahaan yang mengikuti lelang kendaraan ini, seperti yang dilihat Fajar Sumatera dari laman resmi LPSE Lampung Timur. Laman resmi ini diketahui tidak bisa lagi diakses publik. Laman ini menampilkan bahwa hanya PT Topcars Indonesia yang melakukan penawaran, perusahaan yang lain tidak.

Mengapa Jaksa Yakin PT Topcars Indonesia Sengaja Dimenangkan & Perusahaan Mana Saja yang Ikut Lelang?

Daftar perusahaan pengikut lelang pengadaan randis Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur. Sumber: LPSE Lampung Timur.

Kembali ke pernyataan penyidik kejaksaan yang mengatakan: ada niat tersangka mengarahkan satu perusahaan untuk memenangkan lelang.

Dari penelusuran Fajar Sumatera, hanya PT Topcars Indonesia, rekanan satu-satunya yang terlihat sesuai dengan perusahaan yang diinginkan DP2KAD Lampung Timur. Dari nama perusahaannya sekilas terlihat bahwa PT Topcars Indonesia memang bergelut di urusan kendaraan.

Baca Juga:  KPK Periksa Kajari Deli Serdang, Pengamat: Berlakukan Hal yang Sama di Lampung, Jangan Tebang Pilih!

Berdasarkan hasil riset Fajar Sumatera, perusahaan-perusahaan yang ikut dalam lelang itu memiliki latar belakang beragam. Berikut hasil rangkumannnya.

Ada perusahaan yang menyediakan Alat Kesehatan [Alkes]; menyediakan traktor untuk pertanian dan perkebunan, meubeler dan komputer, serta rekanan yang kerap tercatat mengikuti lelang di Dinas PU-PR Lampung Timur atau Kota Metro.

Misalnya PT Permata Tristar. Perusahaan ini spesialis menyediakan alat-alat labotarium dan alat kesehatan (khusus kedokteran), instalasi dan koneksi tata udara (hepafilter) system dan IPAL. Perusahaan ini pernah muncul di LPSE Kementerian Kesehatan untuk mengikuti lelang.

Keterangan soal PT Permata Tristar sebagai penyedia Alkes dimuat dalam laman Facebook PT Permata Tristar. [Sumber: https://www.facebook.com/pages/category/Local-Business/PTPERMATA-TRISTAR-390155317836353/ dan https://permatatristar.wordpress.com/]

Ada pula perusahaan yang fokus untuk menyediakan traktor. Perusahaan itu bernama CV Putra Mandiri. Perusahaan ini disebut sebagai perusahaan penyedia alat-alat berat, peralatan traktor, modifikasi alat berat dan alat traktor pertanian atau perkebunan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan distributor alat berat. [Sumber: https://www.putra-mandiri.com/]

Sejumlah perusahaan lain tercatat beralamat di Lampung Timur.

Baca Juga:  Cegah Korupsi, Nunik Minta KPK Beri Arahan ke OPD

Seperti, CV Alvian Jaya. Beralamat di Desa Sukadana Tengah, Lampung Timur. Perusahaan ini tercatat pernah mengikuti lelang di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Timur. [Sumber: https://www.steelindonesia.com/company/index.php?id=CMP0054793]

Kemudian perusahaan bernama CV Junjungan Migo Cemerlang. Beralamat di Jalan A. Rasyid No.02 Pasar Sukadana, Lampung Timur. Di DPM-PTSP Lampung Timur, perusahaan ini memiliki kualifikasi untuk mengikuti lelang pengadaan komputer, bahan bangunan, meubeler, pertanian kehutanan, perikanan. Pemiliknya bernama Arizona Defriansyah. [Sumber: http://dpmptsplamtim.id/data-siup-795.html]

Selanjutnya ada perusahaan bernama CV Karya Brajo Guno. Beralamat di Desa Mataram Marga, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur. Perusahaan ini tercatat pernah mengikuti lelang di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mesuji. [Sumber: https://www.steelindonesia.com/company/index.php?id=CMP0114910]

Ada juga perusahaan bernama CV Toga Mulya. Beralamat di Desa Surabaya Udik, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur. Pemiliknya bernama Rizal Pahlevi. [Sumber: https://anggota.gapensi.link/DaftarAnggota/v/SN20181804000013]

Dan juga ada perusahaan bernama CV Migo Raya Corp. Beralamat di Jalan Desa Mataram Marga, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur. Perusahaan ini tercatat pernah mengikuti lelang di Polda Lampung, dalam hal pengadaan konstruksi pembangunan Gedung Rawat Inap Tahap 2 Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung Tahun Anggaran 2017. [Sumber: https://steelindonesia.com/company/index.php?id=CMP0132233]

Reporter: Ricardo Hutabarat

Aditya Karjanto Dadan Darmansyah Kejaksaan Tinggi Lampung KPK PT Topcars Indonesia Randis Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur Suherni

Posting Terkait