Menpora Resmikan Dua Kegiatan di Lampung

Ilustrasi. (Ist)

BANDARLAMPUNG– Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi  meresmikan Gedung OlahRaga (GOR) Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) dan membuka Liga Santri Nasional  (LSN) Lampung Timur, di Kampus UTI Bandarlampung, Senin (28/8).

Menpora Imam mengatakan, GOR UTI dapat menjadi sarana olahraga yang dapat  mendukung prestasi olahraga untuk Indonesia hingga menjadi juara umum dalam kejuaraan-kejuaraan seperti PON. Pada kesempatan itu Menpora juga membuka LSN  Lampung Timur dengan dihadiri Bupati Lamtim dan jajarannya.

Kepada para pewarta Imam mengatakan LSN 2017 merupakan bagian penting dalam menjaring potensi santri di bidang sepak bola. Untuk itu, Imam mengharapkan LSN tahun ini bisa berjalan lebih maksimal. “Ini bagian penting agar potensi pesantren terlibat langsung lewat sepakbola,” katanya.

Menurut dia, sejak digelar pada 2015 lalu, LSN berjalan cukup baik. Menurutnya, tidak ada tragedi yang dapat mencoreng penyelenggaraan LSN. Seperti tawuran antar suporter atau kerusuhan lainnya.Justru sebaliknya, nilai-nilai pesantren mewarnai setiap pertandingan. Ia mencontohkan, shalawat berkumandang di stadion dari para suporter. “Secara spiritual santri siap di lapangan. Kita tidak ingin ada korban,” kata Imam.

Dia juga menegaskan ke depan LSN akan terus menggali potensi bakat santri di bidang olahraga. Kemenpora sedang menyiapkan pondok pesantren olahraga.Kendati demikian, tutur Imam, hal tersebut masih dalam pembahasan. Masih kata Imam, pada tahun 2017 ini, LSN rencananya akan diikuti oleh 1.024 klub, dari 32 region yang mencakup 34 provinsi. Adapun region-region tersebut menyebar dari Sabang sampai Merauke.

“Awalnya, LSN 2017 bergulir di tiap region dengan sistem home tournament atau satu kandang. Sebanyak 32 tim juara region kemudian akan mengikuti putaran nasional dan final pada bulan Oktober 2017 di Bandung, Jawa Barat. Total ada 990 pertandingan tingkat region dan 40 laga fase nasional yang digelar di LSN 2017,” jelasnya.

Terpisah, ketua yayasan UTI Nasrulloh berharap GOR tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para mahasiswa. “Semoga pembangunan sarana ini menjadikan olahraga menjadi gaya hidup mahasiswa. Di daiam tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat,” ujarnya. (HL)

Posting Terkait