Menteri PUPR Awasi Program Padat Karya Tunai

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Istimewa)

Jakarta – Program padat karya tunai merupakan salah satu ┬áprogram andalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di tahun2018. Kementerian PUPR terus melaksanakan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah di Indonesia.

Tak ingin program tersebut hanya sebatas wacana ,Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terus melakukan peninjauan langsung. Pada pekan ini, peninjauan dilakukan pada program PKT di Makassar.

Baca Juga:  Menteri PUPR: Indonesia Butuh Insinyur Muda dan Tangguh

“Menteri Basuki sekarang masih berada di Makassar, meninjau Program Padat Karya. Sebelumnya, dia terbang dari Ambon lalu nyambung ke Makassar,” jelas staf Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Ahmad Jayadi seperti yang dilansir dari Liputan6.com, Kamis (15/2/2018).

Sebelumnya, Menteri Basuki melakukan peninjauan beberapa Program PKT yang diadakan di Provinsi Maluku. Salah satunya adalah Program Padat Karya Tunai jalan produksi melalui Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Baca Juga:  Menteri PUPR Cek Tol untuk Jalur Mudik

Lewat anggaran dari Direktorat Jenderal Cipta Karya, jumlah dana yang harus dikeluarkan untuk kegiatan berupa pembangunan jalan produksi demi memudahkan pengangkutan hasil pertanian sepanjang 1.095 meter tersebut adalah senilai Rp 600 juta.

Jumlah pekerja yang terlibat adalah sebanyak 88 orang yang dibagi dalam 4 kelompok tani setempat. Mereka menerima upah sebesar Rp 120 ribu dengan waktu pelaksanaan selama 3 bulan. (net/hp)

Baca Juga:  Ini Kriteria Pemimpin Idaman Menteri PUPR

Menteri PUPR MProgram Padat Karya Tunai

Posting Terkait