Meski Program PDAK Berakhir, Pemprov Lampung Tetap Biayai Pelayanan Sosial Anak

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, tetap berkomitmen untuk terus membiayai program pelayanan sosial anak melalui APBD, meski program Pusat Dukungan Anak dan Kekuarga (PDAK) di bulan Juli 2018 berakhir.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni, menjelaskan, pembiayaan itu melingkupi program respon kasus anak, program persiapan akreditasi dan sertifikasi, hingga pembinaan lanjut bagi orang tua untuk pendampingan anak.

Baca Juga:  HKN ke-53, Gubernur Ridho Bantu Operasi Katarak Gratis 270 Pasien

“Pemprov Lampung telah melakukan kerjasama dengan Save The Children. Meski sudah berakhir, pemerintah memiliki kewajiban untuk terus memperhatikan serta memberikan program-program terbaik terhadap anak,” kata Sumarju, di acara closing program PDAK di Aula Dinsos Lampung, Senin (23/7).

Sementara itu, Direktur Advokasi Save The Children/Yayasan Tunas Cilik, Tata Sudrajat, mengungkapkan, bahwa  Save The Children Internasional mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemprov Lampung khususnya Dinas Sosial Provinsi Lampung, atas dukungan kerjasama selama ini.

Baca Juga:  Bazar Pemprov Lampung Diserbu Warga Pasar Way Halim

“Prestasi yang telah diraih secara nasional yakni Akreditasi LKSA sebanyak  154 Lembaga dan Sertifikasi bagi Pekerja Sosial sebanyak 55 orang,” kata Tata

Dirinya juga mengakui, Pemprov Lampung telah menerapkan Standart Operasional Pelaksanaan (SOP) untuk Pelayanan Sosial Anak. Untuk itu, pihaknya berjanji untuk memfasilitasi narasumber dari Save the Children apabila Dinsos Lampung menyelenggarakan bimbingan akreditasi LKSA ataupun Sertifikasi Peksos dikemudian hari.

Baca Juga:  10 Makanan Ini Bisa Bantu Si Kecil Tidur Nyenyak

“Walaupun kami sudah tidak lagi bekerjasama dengan Lampung, namun kami siap untuk memfasilitasi narasumber sekalipun tidak ada biaya dari Dinsos Lampung,” tandasnya.(z)

Anak Pemprov Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan