“Mesranya” Hubungan Mantan Wagub Lampung dan Agung Ilmu Mangkunegara Dalam Kasus Korupsi Lampung Utara

Betapa Mesranya Hubungan Eks Wagub Lampung dan Agung Ilmu Mangkunegara Dalam Kasus Korupsi Lampung Utara

Mantan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri saat menghadiri pemeriksaan sebagai saksi di Gedung KPK. Sumber foto: Liputan6

Bandar Lampung – Satgas pada Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan operasi senyap di Pemkab Lampung Utara, Minggu (6/10/2019). Dari operasi ini, Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara diamankan dan dijadikan tersangka keesokan harinya. Dia diduga melakukan tindak pidana korupsi karena telah menerima suap dengan modus operandi komitmen fee proyek di Dinas PU-PR dan Dinas Perdagangan.

Menariknya dari perkara ini, penyidik menjadwalkan pemeriksaan kepada mantan Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri di Gedung KPK, Selasa (17/12/2019). Di hari itu juga, pemeriksaan terhadap anggota DPR RI Tamanuri –ayah Agung Ilmu Mangkunegara– juga berlangsung.

“Akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AIM (Agung Ilmu Mangkunegara),” ujar Jubir KPK, Febri Diansyah kala itu.

Lantas apa hubungan Bachtiar Basri atau yang dikenal dengan panggilan Om Bah ini terhadap Agung Ilmu Mangkunegara?

Jejak Bachtiar Basri berdasarkan penelusuran kami disebut menerima aliran uang dari Kadis PU-PR Lampung Utara non aktif, Syahbudin –tersangka lainnya dalam perkara ini– di tahun 2016. Aliran uang itu diberikan Syahbudin atas perintah Agung Ilmu Mangkunegara. Pemberian aliran uang ini berupa jatah proyek dengan nilai sebesar Rp10 miliar.

Biasanya, setiap proyek di Dinas PU-PR Lampung Utara wajib hukumnya dibanderol fee sebesar 20 sampai 30 persen. Namun hukum itu tidak berlaku untuk Bachtiar Basri. Dari dokumen yang kami terima, Syahbudin tidak meminta fee ke Bachtiar Basri.

Sebab, pemberian itu terjadi lantaran rasa terimakasihnya Agung Ilmu Mangkunegara kepada Bachtiar Basri karena telah membantu Agung Ilmu Mangkunegara pada saat bertarung dalam Pilkada 2013 silam. Ada prinsip take and give di antara keduanya.

Sumber kami di KPK mengatakan bahwa materi pemeriksaan terhadap Bachtiar Basri didasari adanya pembagian proyek dari Agung Ilmu Mangkunegara. Namun, ia tidak membeberkan seperti apa detailnya.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri belum memberi klarifikasi terkait hal ini. Pesan berisi pertanyaan seputar Bachtiar Basri tidak mendapat respon saat ditanya melalui pesan Whatsapp pribadinya, Sabtu (18/1/2020) sore. (Ricardo)

Posting Terkait