Mobil Black Campaign Nunggak Sewa Rp6 Juta

SUKADANA –  Ilham Malik pemilik kendaraan yang dipakai terduga pelaku penyebar selembaran kampanye hitam (black campaign) paslon nomor urut satu, di Lampung Timur meminta ganti rugi ke Isnan Subkhi sebesar Rp6 juta atas tunggakan sewannya.

“Niat hati usaha sewa menyewa mobil untuk mendapat untung, tapi ini malah buntung. Jadi saya meminta ganti rugi Rp200 ribu per hari karena  sudah satu bulan mobil itu ditahan sehingga tidak bisa digunakan untuk usaha,” kata Ilham, Kamis (7/6/2018).

Ia mengaku tidak mengetahui bahwa kendaraan yang disewa oleh Isnan Subkhi untuk menyebarkan selembaran yang diindikasi sebagai Black Campaign.

“Mobil ini untuk usaha dan kerja. Ternyata digunakan saudara Isnan untuk kampanye,”ungkapnya.

Kejadian ini bermula, saat salah satu terduga pelaku Black Campign ini, Isnan Subkhi datang untuk menyewa kendaraan selama sehari semalam dengan total biaya Rp 700 ribu Minggu. Rencananya kendaraan ini akan dipakai pada Senin.

“Biasanya para penyewa menggunakan jasa saya sebagai sopir. Tetapi karena  adik Isnan ini teman saya, jadi saya percayakan mobil itu untuk dipakainya sendiri,”ujarnya.

Kemudian, pada Senin malam,  menurutnya, ayahnya mendapat telepon dari teman yang menyatakan bahwa kendaraan tersebut sudah ditahan di Panwaskab Lamtim.

“Ayah saya ditelepon Pak Muklis yang menanyakan bahwa mobil beliuk tiga ini punya Kyai ya. Kemudian dijawab ya, ini mobilnya ditangkap Bawaslu. Dia kembali bertanya, nama anak Kyai siapa, ayah saya menjawab Ilham Malik. Kemudian teman ayah saya ini mengatakan bahwa tidak ada nama Ilham Malik dari ketiga pelaku itu,”ucapnya

“Tak lama itu ayah saya menelpon menanyakan keberadaan saya dengan nada sedikit tergesa-tega. Selanjutnya saya disuruh pulang dengan alasan bahwa  mobil yang disewa oleh Isnan sudah ditahan Panwaskab,”jelasnya.

Di lain sisi, ia berharap Pengadilan Negeri (PN) Sukadana, Lampung Timur dapat mengabulkan surat ajuan meminjam pakai kendaraan tersebut yang rencananya akan dipakai untuk usaha.  “Kita pinjam mobil ini untuk usaha saat lebaran,”pungkasnya.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Sukadana, Lampung Timur menggelar sidang kedua terduga pelaku kampanye hitam (Black Campaign), Isnan Subkhi, Riandes Priantara dan Framdika Firmanda di ruang sidang Candra sekitar pukul 11.00 WIB pada Kamis (7/6/2018).

Sidang yang digelar sekitar pukul 11.00 WIB – 13.45 WIB Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua saksi fakta dan satu saksi ahli. Kedua saksi fakta, Ilham Malik selaku pemilik kendaraan yang dipakai ketiga pelaku, dan Zoni Fadli Sebagai Ketua Jaringan Kerakyatan Lampung. Sementara untuk saksi ahli, Edy Rifai. (IH)

Mobil Black Campaign Nunggak Sewa Rp6 Juta

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan