MRSF Sumsel Ditunggangi Politik, PGK : Kami Menarik Diri dan Tidak Bertanggungjawab

Foto: ist

PALEMBANG – Kegiatan Milenial Road Safety Festival (MRSF) Sumatera Selatan akan dilaksanakan pada Sabtu, 9 Maret 2019. Kegiatan ini akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

“Kegiatan kampanye keselamatan berlalu lintas tersebut merupakan agenda yang digagas oleh Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) bersama Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas).” Ujar Agus Suherman Tanjung selaku Ketua PGK Sumatera Selatan.

Baca Juga:  Ketemu Presiden Jokowi, Susi Lapor Kinerja Perikanan Membaik

Dalam konfrensi pers yang dilaksanakan di Kafe Otong, Palembang (7/3/2019), Tanjung panggilan akrabnya, menyatakan bahwa dalam perjalanannya, kegiatan MRSF ini dikelola sendiri oleh Polda Sumsel tanpa melibatkan PGK.

“Polda Sumsel telah menyingkirkan kami dari keterlibatan agenda MRSF. Sehingga kami mensinyalir adanya titipan panggung politik di Sumsel. Ini bisa terlihat dari panggung deklarasi yang diisi oleh unsur caleg yang sudah pasti kader partai.” Ujar Tanjung.

Baca Juga:  Presiden Jokowi dan TGB Tinjau Posko Pengungsi Gempa NTB

Tanjung juga melihat mulai banyaknya gerakan yang menolak kegiatan MRSF Sumsel khususnya dari kalangan aktivis, oleh karenanya pihaknya tidak mau bertanggungjawab atas kegiatan tersebut.

“Banyak yang menolak kegiatan MRSF, khususnya kawan-kawan aktivis. Oleh karenanya kami tidak mau ada resistensi. Dan kami menarik diri dan tidak bertanggungjawab dari kegiatan tersebut. Ungkap Tanjung yang juga mantan Presiden Mahasiswa UIN Palembang ini.

Baca Juga:  Presiden Lantik Gubernur dan Wagub Terpilih di Istana

Menurutnya, dinamika yang terjadi diserahkan kepada polda untuk dapat bertanggungjawab.

‚ÄúDinamika politik yang terjadi akan kami serahkan kepada Polda Sumsel, karena mereka yang bertanggungjawab.” Tutupnya.

(Rilis/Ariyan)

Jokowi MRSF

Posting Terkait