Nahdiyin Tolak Koorporasi Politik

Ilustrasi.

BANDARLAMPUNG – Front Muda Nahdiyin (FMN) mengajak seluruh elemen masyarakat Lampung untuk menolak segala bentuk intervensi koorporasi politik dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung pada 27 Juni 2018 mendatang.

Ketua FMN, Een Riansah menyampaikan bahwa setiap kelompok politik pada momentum pilgub memiliki kepentingan. Menurutnya, koorporasi politik yang melakukan intervensi saat kelompoknya memberikan janji untuk mensejahterakan masyarakat ketika calon yang diusungnya memenangkan kontestasi tersebut pastinya bohong.

“Kepentingan FMN menolak segala bentuk intervensi koorporasi dalam pilgub Lampung. Karena ini sudah terlalu vulgar dan tidak etis di masyarakat. Bohong jika kepentingan koorporasi yang mengintervensi akan mementingkan kesejahteraan masyarakat. Karena hal ini sudah terjadi pada pilgub sebelumnya di tahun 2014. Nah, sangat memungkinkan hal ini akan terjadi pada tahun 2018 ini, hanya saja dengan warna dan pola yang berbeda,” kata Een, Senin (15/1).

Baca Juga:  Pantau Pilkada, Presiden PKS Sambangi Lampung

Tarik menarik dukungan pada kontestasi politik adalah hal biasa. Namun, ia meminta kepada para pasangan bakal calon, untuk dapat menerapkan politik kebangsaan, dan melakukan kampanye yang bernilai edukatif.

“Masayarakat harus tahu, terlebih lagi warga Nahdlatul Ulama (NU), bahwa tarik menarik dukungan dalam catur perpolitikan adalah hal yang biasa. Kami selaku Front Muda Nahdliyin hanya mengingatkan, bahwa politik NU tetap harus mengacu pada politik kebangsaan,” jelasnya.

Baca Juga:  GP Ansor Tubaba Dorong Terciptanya Situasi Kondusif Jelang Pilgub

para kandidat yang mencoba mencari dukungan masyarakat, harus menggunakan cara edukatif. “Bagi-bagi sembako, wayang, jalan sehat, dangdutan, adalah cara-cara yang dipakai oleh para kandidat saat ini untuk mencari dukungan masyarakat. Tapi harus ada nilai edukasi politik yang tersampaikan kepada masyarakat, jangan malah menjadi politik yang tidak santun,” ungkapnya.

Masyarakat sudah cerdas dalam menentukan pemimpin kedepannya, lanjut Een, masyarakat pastinya sudah dapat membedakan mana pemimpin yang hanya memberikan janji saja, dan mana pemimpin yang dapat memberikan bukti.

Baca Juga:  Midi Iswanto yakin Raup Banyak Suara Dipileg 2019

“FMN dalam waktu dekat akan melakukan konsolidasi kepada semua elemen masyarakat, untuk menolak pembodohan politik, yang dilakukan oleh koorporasi politik,” pungkasnya.(TM)

FMN Front Koorporasi Muda Nahdiyin Politik tolak

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan