Napi Pemasok Narkoba ke Nelayan

Pengedar Sabu Dibekuk – ilustrasi (ist)

BANDARLAMPUNG-Kasubdit Penegakan Hukum (Gakum) Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Lampung, AKBP Rahmad Hidayat mengutarakan, dari hasil pemeriksaan, tersangka DT merupakan sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi ke para nelayan. Bahkan tersangka DT ini, pengedar narkoba yang sudah dikenal di wilayah Panjang. Sedangkan tersangka AH dan AF, merupakan kurir dan pengguna sabu-sabu.

Baca Juga:  BNN Musnahkan Barang Bukti Narkoba Jenis Sabu dan Pil Ekstasi

“Dari pengakuan tersangka DT, sabu- sabu tersebut didapatkannya dengan cara membeli dari seorang narapidana (napi) sebagai pemasoknya,” ujar Rahmat Hidayat, Kamis (13/7).

Menurutnya, selain sebagai pengedar, tersangka DT juga sebagai pengguna aktif barang haram tersebut. Dikatakannya, satu paket sedang sabu, dibeli tersangka DT dari napi penghuni Lapas tersebut seharga Rp 900 ribu. Cara pemesanannya, melalui via telepon, napi tersebut mengirimkan paket barang narkoba ke tersangka DT melaui seorang kurir.

Baca Juga:  Kartini Kedapatan Simpan Sabu

Sebelum dijual kembali, kata Rahmad, tersangka DT memecah sabu-sabu tersebut menjadi beberapa paket kecil. Lalu tersangka menjualnya ke para nelayan, yang memang sudah lama menjadi pelanggannya tersangka.

“Kasusnya masih dikembangkan, petugas masih menyelidiki siapa napi yang diduga sebagai pemasok narkoba tersebut,” terangnya.

Akibat perbuatannya, tersangka AH, AF dan DT, dijerat Pasal 114 sub Pasal 112 UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun. Petugas Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Lampung, meringkus tiga tersangka sindikat pengedar narkoba yang biasa beroperasi di perairan Teluk Lampung. Polisi menangkap para tersangka, di daerah Panjang di sebuah kamar kecil umum usai ketiganya mengkonsumsi sabu-sabu, Kamis (13/7) dinihari. (TS)

Baca Juga:  Brigpol AP Diciduk Saat Pesta Sabu

Sabu

Posting Terkait