Nelayan Lampung Dapat Bantuan Kapal

ist

BANDARLAMPUNG—Pemerintah Provinsi Lampung menyalurkan bantuan berupa kapal perikanan sejumlah 96 unit berukuran 30 Gross Tonnage (GT). Bantuan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan hasil tangkapan sehingga menaikkan kesejahteraan nelayan.

Selain itu, disalurkan juga bantuan berupa alat penangkapan ikan ramah lingkungan sebanyak 310 paket berupa gillnet millenium dan trammelnet. Rincian alokasinya, Bandarlampung (32 paket), Lampung Selatan (35 paket), dan Lampung Timur (243 paket).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono, yang mewakili Gubernur M Ridho Ficardo mengatakan, disalurkan juga bantuan premi asuransi nelayan (BPAN) kepada 10.139 orang sejumlah Rp1,7 miliar, dan klaim asuransi nelayan sejumlah Rp1,2 miliar, serta bantuan permodalan BRI kepada 328 orang sejumlah Rp22,93 miliar.

Baca Juga:  Nelayan Lampung Kecewa Usai Bertemu Menteri KKP

Sebagai informasi, Lampung mempunyai potensi budidaya perikanan laut yang sangat besar, dengan luas lahan mencapai lebih dari 10.600 hektare. Data tersebut berdasarkan sumber kajian ekonomi dan keuangan regional Lampung pada triwulan II tahun 2015 yang dirilis Bank Indonesia (BI) perwakilan Lampung.

Produksi perikanan di Lampung sebagian besar masih berasal dari kegiatan usaha penangkapan yang mencapai 85 persen, sisanya merupakan kegiatan usaha budidaya, khususnya udang.

Lampung juga mempunyai lahan potensial yang cukup luas untuk pusat budidaya ikan/udang air payau, baik untuk pembesaran maupun pembenihan. Adapun luas lahan potensial tersebut mencapai 61.200 hektare. Potensi tersebut menyebar di pantai timur Lampung yang membentang dari utara sampai selatan seluas 52.500 hektare, teluk Lampung 700 hektare, Teluk Semaka 2.000 hektare, dan pantai barat seluas 5.000 hektare.

Baca Juga:  Nelayan Lampung Sulit Urus Izin Kapal

Sementara komoditas yang potensial untuk dikembangkan secara budidaya adalah udang, ikan bandeng, ikan kakap, dan ikan kerapu. Provinsi Lampung juga memiliki potensi untuk budidaya ikan air tawar, salah satunya di Kabupaten Lampung Selatan yang mencapai 275 ribu ton per tahun.

Apabila dilihat dari sumber daya manusia, di Provinsi Lampung terdapat 520 Kelompok Usaha Bersama (KUB) perikanan tangkap. Dari sisi budidaya, terdapat 144 unit kelompok pembudidaya ikan dengan total anggota sebanyak 1.728 orang pada tahun 2014. Jumlah ini terus bertambah jika dibandingkan tahun 2013 yang hanya 40 kelompok dengan anggota 573 orang.

Baca Juga:  Ridho Ficardo Bangun Perumahan Untuk Nelayan Lampung

Jumlah kelompok terbesar berada di Kabupaten Tanggamus sebanyak 23 unit dengan total anggota 276 orang, disusul Pesisir Barat dengan 21 kelompok beranggotakan 252 orang.(*)

bantuan kapal nelayan lampung

Posting Terkait